Beranda Kota Metro Musrenbang Kelurahan Yosorejo, Wali Kota Wahdi Minta Kembangkan Potensi Kelurahan

Musrenbang Kelurahan Yosorejo, Wali Kota Wahdi Minta Kembangkan Potensi Kelurahan

162
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro Wahdi Hadiri Musrenbang Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan tahun 2022 kota Metro dengan mengangkat tema “Meningkatkan Kesejahteraan dan Daya Saing Masyarakat Melalui Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan”,  bertempat di Aula Kantor Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur, Rabu (09/02/2022)

 

Turut Hadir pada Musrenbang Kelurahan Yosorejo tersebut, Wali Kota Metro Wahdi, Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD/Badan/Satker Pemerintahan Kota Metro, Camat Metro Timur, Lurah Yosorejo, LPM, kader posyandu, Karang Taruna, RT, RW.

 

Dalam penyampaiannya, Lurah Yosorejo Budi Maryanto, menyampaikan pokok pendapatan PBB di tahun 2021 sebanyak Rp. 281.976.745, dengan realisasi Rp.205.968.983, presentase realisasi 75% dengan adanya beberapa kendala.

 

Pokok-pokok permasalahan yang terjadi adalah wajib pajak yang tidak selalu ada ditempat, selalu menunggu jadwal jatuh tempo, dan kurang memahami pentingnya membayar pajak,” jelas Budi.

 

Lebih lanjut dikatakan Lurah Yosorejo, Budi, Ia menjelaskan permasalahan atau kendala yang terjadi, dalam hal ini ia memberikan beberapa solusi untuk permasalahan PBB yang terjadi di Kelurahan Yosorejo.

 

Sosialisasi yang intens tentang pembayaran pajak yang mudah dengan bisa membayar langsung ke bank tanpa antri dengan melalui jalur khusus atau melalui panjol Kelurahan, pemasangan banner/pamflet ditempat strategis dan ramai, serta dengan membentuk tim satgas PBB,” ujar Budi.

 

Masih disampaikan Lurah Yosorejo, Usulan Fisik pada Musrenbang tahun 2023 meliputi pembangunan rabat beton bahu Jl.Mahakam dan Rehab Gedung PKK RW 04, Rehab Drainase Jl.Hasanudin RW 6 dan Pelapisan Jl.Way Umpu RW 05, Pelebaran Jl. Way Gayau RW 03, Corblok RW 08, dan Perbaikan Jl.Latasir ke Hotmix yang berada di Jl. Tengger RW 09.

 

Disebutkan Budi, ia memaparkan Pembangunan Drainase di 6 (Enam) RW yang ada di lingkungan Kelurahan Yosorejo, Pembangunan Corblok di 3 (Tiga) lokasi dan pengadaan sarana dan prasarana seperti mesin Pemotong Rumput dan Mesin Sinsow.

 

Pembangunan pada bidang sosial dan budaya Kelurahan Yosorejo mengusulkan penambahan gedung posyandu dan spandek, sound sistem Wireless, sarana dan prasarana rukun kematian dan rumah ibadah, insentif TPA, sekolah, gereja, operasional juru kunci makam dan insentif kaum,” ujarnya.

 

Selain itu, Lurah Yosorejo juga menjelaskan untuk usulan bidang ekonomi yang diajukan tahun 2023,  “Pelatihan dan peralatan hidroponik, bibit kolektif, pembibitan ikan gurame, pengadaan sarana dan prasarana bank sampah dan pelatihan pembuatan kue,” ucap Budi.

 

Sementara itu, Wali Kota Metro dr.Wahdi,Sp.OG (K) Dikesempatan tersebut, ia mengharapkan pembangunan prioritas yang diusulkan merupakan kebutuhan masyarakat, dengan melihat potensi dan disesuaikan pada dana yang telah ada.

 

Proses pembanguan investasi terbesar adalah sumber daya manusia dan didukung oleh sarana dan prasarana, maka kelurahan sebagai ujung tombak yang dekat dengan masyarakat dapat melihat langsung dengan tidak melupakan pentingnya silaturahmi,” tutur wali Kota Wahdi.

 

Ditegaskan Wali Kota Wahdi, Untuk menjaga silahturahmi kepada masyarakat dan hal ini sangat penting dilakukan oleh pihak kelurahan khususnya Yosorejo sebagai ujung tombak Pemerintah, selain itu juga untuk dapat mengembangkan potensi yang ada di Kelurahan Yosorejo.

 

Potensi-potensi PAD di Yosorejo sangat besar karena merupakan pusat kota pendidikan sesuai dengan Visi Kota Metro terwujudnya Kota Metro berpendidikan, maka dari itu potensi-potensi yang ada harus terus dikembangkan dengan menggunakan dana yang ada menjadi modal untuk pembangunan Yosorejo menjadi lebih baik lagi,” ucap Wahdi.

 

Wahdi juga mengatakan, lurah harus memahami wilayahnya baik luas, permukiman, dan pembangunan yang dibutuhkan. “Jangan sampai pembangunan yang ada di Kota Metro tidak dipelihara dengan baik, oleh karena itu input masukan masyarakat sangat penting untuk mencapai nilai kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wahdi

 

Time7Newss.com (Red).

 

Print Friendly, PDF & Email