Beranda Kesehatan Wali Kota Wahdi Mendorong Program WASH Menuju Layanan Puskesmas Inklusif

Wali Kota Wahdi Mendorong Program WASH Menuju Layanan Puskesmas Inklusif

171
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin saat memberikan sambutan di Acara Workshop Wash In HCF.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin mendorong Program WASH di Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Puskesmas bukan hanya sekedar memberikan akses kepada yang sakit, dimana merupakan suatu lingkungan ada resiko penularan penyakit, dari itu fokus membenahi fasilitas WASH,” ucap Wali Kota Wahdi.

 

Hal ini disampaikan Wali Kota Wahdi saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Workshop Wash In HCF dengan mengangkat Tema, “Workshop Diseminasi Hasil Audit Sosial dan Identifikasi Upaya Peningkatan Kualitas Fasilitas Air, Sanitasi dan Kebersihan Menuju Layanan Puskesmas Inklusif“, kegiatan tersebut berlangsung d Hotel Aidia Grande Kota Metro, Jum’at (08/04/2022).

 

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin

 

Pemerintah Kota Metro sejak bulan April 2021 tengah melaksanakan sebuah Pilot Program bertajuk Air, Sanitasi dan Kebersihan di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) – Water, Sanitation, and Hygiene in Health Care Facility (WASH in HCF),” jelas Wahdi.

 

Selain itu, Wahdi mengungkapkan, Program ini merupakan kemitraan atau dukungan dari SIMAVI-SNV Netherlands Development dan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS).

 

Ruang Lingkup dari program dukungan ini secara umum adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas, khususnya memperkuat fasilitas air, sanitasi dan kebersihan agar dapat menyediakan akses bagi semua, termasuk kelompok rentan, antara lain perempuan, anak-anak, lansia dan penyandang disabilitas,” kata Wahdi.

 

Tim YKWS, Yulian Gresindo saat memaparkan monitoring dan evaluasi

 

Adapun Secara kongkrit, Disebutkan Wali Kota Wahdi, Program WASH In HCF mendukung Fasilitas Layanan Kesehatan di dua kota, yaitu Kota Bandar Lampung dan Kota Metro, Provinsi Lampung.

9 (Sembilan) Puskesmas terpilih dengan kriteria tertentu. Kekhasan dari program yang digagas oleh YKWS adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses peningkatan pelayanan. Informasi lebih lanjut tentang program yang diwujudkan di bawah payung kemitraan SIMAVI – SNV – YKWS ini dapat dilihat pada Dokumen Proyek (ProDoc) dukungan NKT Kemitraan SIMAVI-SNV YKWS 2021,” jelas Wali Kota Wahdi.

 

Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), Febrilia Ekawati.

 

Sementara itu, Ditempat yang sama, Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), Febrilia Ekawati, ia menjelaskan sejak dimulainya Program Wash In HCF ialah sebagai mitra strategis dari Pemerintah Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Metro.

 

Sejak program ini dimulai, YKWS sebagai mitra strategis dari Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kota Metro telah melaksanakan serangkaian kegiatan, antara lain baseline survey, kick-off program, pembentukan/ penguatan Kelompok Kerja (Pokja) WASH in HCF di 9 Puskesmas,” paparnya.

 

Lebih lanjut Febrilia menuturkan, dimana masing- masing Pokja tersusun dari kombinasi antara nakes dan publik/unsur-unsur inklusi — serial workshop dan pelatihan untuk Pokja dan Tim Audit Sosial, hingga kegiatan observasi atau audit sosial terhadap Puskesmas.

 

Sebuah tool atau alat audit yang disusun oleh Lembaga dunia (JMP atau Join Monitoring Program yang terdiri dari WHO dan UNICEF) digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap fasilitas dan layanan,” ungkapnya.

 

Dijelaskan Febri, ia mengatakan, “Program WASH in HCF merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan penyediaan fasilitas dan layanan air, sanitasi dan kebersihan yang inklusif di fasilitas layanan kesehatan, khususnya di Puskesmas,” pungkasnya.

Kegiatan workshop tersebut dilanjutkan dengan sesi Pemaparan hasil Audit Sosial, Diskusi dan Tanya-Jawab serta Penyepakatan Rencana Tindak Lanjut.

Turut Hadir Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, Anggota Dewan Membidangi Sektor Kesehatan, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan drg.Erla Andrianti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Irianto Marhasan, Kadis PUTR Eka Irianta, Kepala Dinas Sosial Rakhmat Zainuddin, TP.PKK Kota Metro, GOW Kota Metro, Fasilitator Pokja Wash Kota Metro Ahmad Haryono, 4 (empat) Puskesmas lokus kegiatan + 7 (tujuh) Puskesmas non-lokus, Camat se-Kota Metro, Perwakilan Anggota Pokja WASH in HCF (termasuk kelompok Ormas, kelompok disabilitas, akademisi, dll), Forum CSR, BAZNAS Kota Metro dan Media.

Time7Newss.com (Enda/ADV)

 

Print Friendly, PDF & Email