Foto : Musrenbang tahun 2023 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara.
Time7Newss.com, Kota Metro.
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang ) Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara tahun anggaran 2023 dengan mengangkat tema “Peningkatan Produktivitas Ekonomi dan Kualitas Sumber Daya Manusia Untuk Pembangunan Berkelanjutan” berlangsung di Aula Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara, Senin (31/01/2023).
Wali Kota Wahdi menyampaikan Musrenbang Tingkat Kelurahan tahun 2023 membahas tentang permasalahan yang berhubungan dengan ekonomi sosial, budaya dan pembangunan.
“Pembahasan pada Musrenbang di kelurahan Banjarsari yaitu dalam hal ekonomi sosial budaya dan fisik pembangunan. Tadi dalam pembahasan ada kegiatan masyarakat yang saya rasa sangat positif,” jelas Wahdi saat diwawancarai usai pelaksanaan Musrenbang di kelurahan Banjarsari Metro Utara.

Selain itu, Wahdi menambahkan, Ada usulan fisik yaitu drainase yang terganggu dan itu sudah masuk dalam usulan, mudah-mudahan terlaksana.
“Jadi konteknya 2024 kita bicara tentang pembangunan, peningkatan produksi produktivitas dan sumber daya manusia berkelanjutan, sedangkan untuk anggaran Kelurahan Banjarsari yaitu Rp.7,7 milyar, saya rasa ini sudah sangat cukup,” jelas Wahdi.
Ditempat yang sama, Lurah Banjarsari Erwin Syarief, mengatakan rencana pembangunan kelurahan Banjarsari yaitu Peningkatan Produktivitas Ekonomi dan Kualitas Sumber Daya Manusia Untuk Pembangunan Berkelanjutan sesuai tema pada kegiatan Musrenbang.
“Iya, ada usulan rencana pembangunan kelurahan Banjarsari sesuai dengan tema pada Musrenbang yaitu peningkatan produktivitas ekonomi dan kualitas sumber daya manusia untuk pembangunan berkelanjutan,” ujar Erwin.
Selain itu, Erwin menjelaskan berjalannya pembangunan di kelurahan Banjarsari sarana pembangunan ekonomi, sosial budaya dan fisik berkait dengan tema tersebut.
“Jadi kalau membangun jalan, drainase dan sebagainya harus berdampak pada peningkatan produktivitas ekonomi yaitu mempermudah akses ke anak-anak berangkat menuju sekolah dalam rangka peningkatan SDM dan apakah ada dampak peningkatan ekonomi pada titik itu, mungkin arah skala prioritas yang ditetapkan pemerintah kearah tersebut,” jelas Erwin.

Masih dikatakan Erwin, Musrenbang Kelurahan Banjarsari selain bidang fisik, ekonomi dan sosial budaya semua saling berkaitan dan tidak ada yang dominan pada usulan musrenbang tersebut.
“Tentunya sangat berkaitan, seperti kita ketahui pada Musrenbang yang dibahas yaitu fisik, ekonomi dan sosial budaya, ada infrastruktur dari hasil usulan pra musrenbang di tingkat RW misalnya jalan-jalan atau drainase kajian di desk musrenbangnya pasti dipertimbangkan ada aspek peningkatan produktivitas ekonominya untuk dibangun akses jalan seperti contoh ada sentra pande besi tetapi akses jalan belum memadai dan jalan rusak dijalan tekukur atau cendrawasih, sedangkan untuk akses jalan menuju sekolah SMK Ma’arif hal ini berkaitan untuk menunjang peningkatan sumberdaya manusia,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan Erwin, adapun evaluasi skala prioritas musrenbang dilihat dari dampak produktivitas peningkatan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia untuk pembangunan berkelanjutan.
“Penekanan pada evaluasi skala prioritas dilihat dari apakah ada dampak produktivitas peningkatan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia untuk pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.
Hadir pada Musrenbang Kelurahan Banjarsari tersebut, Wali Kota Metro Wahdi, Wakil Wali Kota Qomaru Zaman, DPRD Kota Metro, Sekda Kota Metro, Kepala Bappeda Kota Metro, Para Asisten dan Staf Ahli Wali Kota Metro, Para Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Metro Utara, Lurah Banjarsari Erwin Syarief, RT/RW, Ketua LPM, TP. PKK kelurahan.
Time7Newss.com (Advetorial).






