Beranda Advetorial Pemerintah Kota Metro Monitoring Harga Bahan Pangan

Pemerintah Kota Metro Monitoring Harga Bahan Pangan

89
BERBAGI

Foto : Pemkot Metro monitoring stok bahan pangan.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Pemerintah Kota Metro melakukan monitoring ke pasar tradisional, pasar modern, hingga distributor terkait stok bahan pangan menjelang Ramadhan dan langkanya beras di pasaran, Kamis (22/02/2024).

Saat ditemuin, Elmanani Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, menyatakan stok aman, terutama beras yang menjadi momok saat ini.

Namun saat di pasar modern beras memang tidak ada. Kendalanya sudah sama-sama kita dengar yaitu harga. Mereka tidak bisa menjual beras premium, bukan karena stok tidak ada, akan tetapi karena aturan yang melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi), mereka tidak mau seperti itu, karena melanggar aturan.” ujar Elmanani.

Selanjutnya, ia juga memberi solusi untuk menanggulangi situasi seperti ini, Dinas Perdagangan Kota Metro dalam waktu dekat akan mengatakan bazar.

Hal ini kami lakukan agar harga stabil dan masyarakat Kota Metro bisa mendapatkan barang pokok yang dibutuhkan. Dimana saat ini harga bahan pokok mengalami kenaikan,” katanya.

 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Elmanani
Pemerintah Kota Metro saat monitoring harga pangan

 

Lanjutnya, Pemerintahan Kota Metro sudah bekerjasama dengan Bulog untuk menjual beras SPHP sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan seharga Rp. 51.000 per karung.

Terkait kenaikan harga yang ada di lapangan wajar jika ada perbedaan Rp.3000 sampai dengan Rp.5000 antara pengecer dan distributor. Terlebih pada kasus cabai yang mengalami penyusutan,” singgungnya.

Sementara berdasarkan keterangan distributor Telur Cik Lina menjelaskan bahwa, untuk harga telur sendiri mengalami kenaikan yang awalnya Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 26.000 kini menjadi Rp. 27.000 per kg.

Kemudian saat menyambangi CV Bumi Jaya Sejati, Metro Utara terlihat stok beras aman. Menurut pemiliknya, kendala naiknya harga berdasarkan bahan baku.

Saat ini pasokan bahan baku dari Palembang-Lampung Selatan. Harga melambung bukan dari pasar modern, melainkan disesuaikan dengan HET,” jelasnya.

Disisi lain, Pemerintah Kota Metro menghimbau kepada masyarakat agar tidak panic buying, karena stok bahan pangan di Kota Metro relatif aman.

Pada kesempatan ini turut hadir juga Staf Ahli bidang II, Kepala Dinas DKP3, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Satuan Pol PP.

 

Time7Newss.com (ADV).

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email