Beranda Advetorial Isi Tausiah, Wahdi Tekankan Berpuasa Sebagai Perisai Tubuh Dari Hal Berlebihan

Isi Tausiah, Wahdi Tekankan Berpuasa Sebagai Perisai Tubuh Dari Hal Berlebihan

8
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro dr.Wahdi,Sp.OG (K),.MH saat mengisi tausiah risalah ramadan di Radio Metropolis Metro.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wali Kota Metro, dr. Wahdi, Sp.OG (K), MH, mengisi tausyiah pada program acara “Risalah Ramadan” dalam rangka memeriahkan kegiatan bulan Ramadan 1445H/ 2024 yang diadakan di Lembaga Penyiaran Republik Lokal (LPPL) Radio Metropolis Kota Metro FM 91,3 Mhz, Senin (19/03/2024).

Pada puasa hari yang ke-7 di Ramadan 1445H/tahun 2024, Wahdi menginginkan masyarakat dapat menjalankannya dengan penuh semangat, sehat, dan melakukan hal-hal terbaik dalam bersikap, bertindak, berucap sehingga dapat mendekatkan kita dengan nilai taqwa.

Metro mempunyai Radio Metropolis yang saya kira sayang bila masyarakat tidak mendengarkannya. Di bulan ramadan ini saya mendapat kesempatan untuk mengisi acara ini. Mudah-mudahan tentunya juga nanti bermanfaat, karena Ramadhan adalah bulan pendidikan, bulan pembakaran dosa. Tentu juga di situ kita memaknai sesungguhnya kita belajar dalam satu bulan di Madrasah Ramadhan ini,“ujarnya.

 

Wali Kota Metro Wahdi, Kadis Kominfo Kota Metro Subehi bersama jajaran keluarga besar Radio Metropolis Metro

 

Dirinya juga menjelaskan di dalam Surat Al-Baqarah ayat 183 yang dibacakannya juga memiliki arti bahwa puasa sudah dikenalkan sejak orang-orang terdahulu yang memiliki tujuan agar umat muslim dapat mencapai nilai ketakwaan kepada Allah SWT.

Tentu juga di bulan Ramadan ini tidak hanya sekedar menahan hawa nafsu dari lapar, dahaga, dan syahwat. Ini latihan kita sesungguhnya, bagaimana kita bertoleransi, berlaku yang baik terhadap sesama, memahami nilai-nilai sosial yang harus kita petik dalam satu bulan ini untuk mempersiapkan 11 bulan yang akan datang, “tuturnya.

Dalam hal kesabaran, Wahdi mengungkapkan bahwa rasa syukur kita kepada Allah SWT dapat dipertemukan pada bulan Ramadhan menjadi hal yang paling utama.

Bulan yang penuh rahmat, maghfiroh, ampunan dan jaminan surga ini, akan kita capai ketika kita melakukan hal-hal yang baik bukan hanya berpuasa. Melaksanakan semua amalan-amalan yang kita lakukan di bulan Ramadan ini, yang penuh keikhlasan dengan kesabaran, dengan keimanan kita, maka Allah SWT akan menjamin surga kita dan akan ampunkan dosa-dosa kita,“ungkapnya.

Menurutnya, menyambut Ramadan dengan meningkatkan nilai-nilai semangat berpuasa, juga akan menjadikan kita Insan Rabbani yaitu orang-orang yang memahami nilai-nilai sosial, dan nilai-nilai semangat bekerja.

Di sana banyak saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimah di Palestina yang tentu juga saat ini sedang menghadapi ujian besar dari Allah. Kita sesungguhnya beruntung, karena kita berada di Indonesia yang aman dan damai. Dengan keberuntungan tersebut seharusnya kita bisa lebih baik lagi, kita bisa melakukan sesuatu sebaik-baiknya,” bebernya.

Wahdi juga berpesan kepada masyarakat dalam tausiyahnya untuk makan dan minum dengan tidak berlebih-lebihan, karena sesungguhnya puasa Ini bukan saja menjarakkan waktu 14 jam berpuasa menahan diri dari lapar dan dahaga, tetapi juga mengurangi kita untuk tidak berlebih-lebihan.

Termasuk apa yang kita makan dan kita minum juga harus punya nilai yang baik, yang halal, sudah diperintahkan bahwa kita semua manusia untuk mencari rezeki yang halal, memakan yang halal, yang baik, yang tidak menciderai tentu,”ucapnya.

Wahdi juga membeberkan bahwa Pemerintah Kota Metro bersama Forkopimda, selama bulan ramadan melakukan hal-hal baik seperti Safari Ramadhan, mengikuti kajian-kajian dari Majelis Taklim dari tokoh-tokoh dan para guru-guru yang memberikan tausiyah-tausiyah.

Alangkah baiknya, puasa itu menzakatkan diri juga, karena sesungguhnya itu adalah zakat tubuh kita juga. Mudah-mudahan dengan belajar dalam 7 hari pertama ini kita dapat betul-betul petunjuk dari Allah SWT, rahmat dari Allah SWT dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada dalam tholibun ini,” terangnya.

Wahdi juga menekankan kepada seluruh pendengar Radio Metropolis untuk tidak mencontoh tabiatnya setan, karena akan membentuk kepribadian yang tidak baik dan tidak mempunyai rasa syukur terhadap rezeki yang diberikan Allah SWT.

Tak hanya itu, puasa dalam kesehatan merupakan perisai tubuh dari hal-hal yang berlebihan. Dimana tubuh juga membutuhkan istirahat dan mencerna makanan yang baik, sehingga bisa menjadi satu energi yang kuat.

Dalam membangun Kota Metro ini, tentunya juga dibutuhkan orang-orang yang membangun dengan nilai-nilai baik. Sehingga kita dapat mencapai pembangunan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera”, katanya.

Dia juga merasa bangga dengan masyarakat Kota Metro yang dapat menjaga keimanan, ketakwaannya, nilai silaturahim serta jiwa bergotong-royong yang tinggi terhadap sesama.

Sebagai Wali Kota Metro, dirinya berharap hadirnya Radio Metropolis yang merupakan salah satu radio tertua yang ada di Kota Metro dan dimiliki Pemerintah Kota Metro, terus dapat mengembangkan inovasi-inovasi baru di bulan ramadan untuk menarik anak-anak muda dan komunitas-komunitas yang ada di Kota Metro untuk ikut berperan serta dalam mengisi Pembangunan dan berkarya untuk Kota Metro.

 

Time7Newss.com (ADV).

 

 

Print Friendly, PDF & Email