Beranda Nasional Jakarta Naim Emel Prahana Terima Penghargaan Sastrawan 2024

Naim Emel Prahana Terima Penghargaan Sastrawan 2024

38
BERBAGI

Foto : Naim Emel Prahana Terima Penghargaan Sastrawan 2024.


Time7Newss.com, Jakarta.
Pemerintah Indonesia melalui Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa Dan Sastra Badan Pembinaan dan Pembinaan Bahasa memberikan penghargaan kepada penyair dan sastrawan Naim Emel Prahana atas dedikasinya bidan bahasa dan sastra lebih dari 40 tahun.
Penghargaan yang diterima Naim Emel Prahana kelahiran tahun 1958 di Kotadonok Kecamatan Lebong, Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu yang berdomisili di Kota Metro Lampung, dianugerahi penghargaan bersama penyair lainnya se Indonesia di Golden Ballroom The Hotel Sultan and Residence Jakarta, Selasa (25/6/2024).
Menurut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, E. Aminunddin Azis untuk penghargaan kepada sastrawan Indonesia tahun 2024 diberikan kepada 56 penyair atas dedikasinya yang tinggi selama 40 tahun lebih berkarya di bidang Kesastraan.
Acara penganugerahan penghargaan tersebut, kata Aminuddin menunjukkan keseriusan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada bahasa dan sastra yang beraneka ragam di Indonesia.
Penghargaan untuk sastrawan tahun 2024 khususnya dari Sumatera hampir merata dari seluruh daerah seperti Riau, Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan. Demikian dari Jawa sastrawan yang menerima penghargaan berasal dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur.
Selain itu penyair yang menerima penghargaan dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Selain menerima penghargaan, para sastrawan juga diberi bantuan uang yang jumlahnya mulai dari Rp 25.000.000,- Rp 40.000.000,- dan untuk komunitas Rp 150.000.000,-
Khusus penghargaan untuk sastrawan, penganugerahan tersebut diberikan karena karya, dedikasi dan kiprahnya di dunia bahasa yang lebih dari 40 tahun.
Wawancara singkat media ini kepada Naim Emel Prahana yang nama aslinya Naimmullah Prahana kemarin di Golden Ballroom Hotel Sultan Jakarta secara singkat dan sangat sederhana, Naim mengucapkan puja dan puji kepada Allah SWT atas rahmat dan karunianya melalui pemerintah Republik Indonesia.
Sejarah panjang kepenyairan Naim Emel Prahana memang sudah terlihat ketika bang Naim panggilan akrabnya itu menekuni pendidikan tingkat SMP di kota Padang Panjang, Sumatera Barat dari 1971—1973. Kemudian, dilanjutkan secara instan ketika bang Naim mengikuti pendidikan perguruan tinggi di Yogyakarta 1978/1979 sampai 1985.
Sepak terjang bang Naim terus mewarnai dunia sastra di Indonesia dan hampir menjelajahi seluruh wilayah di Republik ini. Kepada media ini bang Naim mengakui ia selama ini berkarya memang tulus dan ikhlas. Bukan mencari popularitas semata.
Keterkenalan (popularitas) itu diberikan oleh masyarakat atas karya-karya yang dilahirkan,” ujar bang Naim di Jakarta kemarin malam.
Dikatakannya, pergulatan di dunia bahasa dan sastra tidaklah mudah, karena kritikan atas karya-karya yang dibuat sesuai yang sangat indah, apapun isi kritikan itu.
Saya hanya berkarya, silakan masyarakat menilainya,” ucap bang Naim sederhana.
Selama kurun 40 tahun berkarya di dunia bahasa dan sastra ada sekitar 20-an buku karya bang Naim, termasuk karya bersama seperti antologi puisi yang diterbitkan dalam bahasa Jerman tahun 1988.
Sementara kurun tahun 1980—2000 karya-karya bang Naim tersebar di media cetak, mulai dari majalah, surat kabar, buletin dan tabloid di Indonesia, kemudian bang Naim menekuni juga dunia jurnalistik yang sepadan dengan bidang tulis menulis.
Ketika ditanya tentang dunia yang tekuni lebih dulu antara tulis menulis dan jurnalistik menurut bang Naim awalnya ia menggeluti dunia karang mengarang (tulis menulis) seperti cerpen, puisi, esay sastra, budaya dan esai lainnya bidang hukum, agama, sosial dan sebagainya.
Dari 1980—2024, tercatat lebih dari 100 penghargaan yang diterima bang Naim. Baik dari dunia bahasa, sastra dan jurnalistik. Tak heran jika dia sering menjadi narasumber seminar, semiloka, diskusi dan lokakarya yang diadakan berbagai badan atau lembaga di tanah air.
Dari pergulatannya di dunia bahasa, sastra dan jurnalistik itulah Bang Naim menjelajahi pelosok negeri Indonesia dari Aceh sampai Sulawesi, Nusa Tenggara Timur apalagi Indonesia bagian Barat. Selamat kepada Bang Naim Emel Prahana atas prestasi dan penghargaannya untuk bangsa dan negara.

 

Time7Newss.com (N.E.P).

 

 

Print Friendly, PDF & Email