Foto : Wali Kota H.Bambang Iman Santoso, Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana saat menghadiri Musda VI DPD PKS Kota Metro.
Time7Newss.com, Kota Metro.
Wali Kota Metro H.Bambang Iman Santoso mengatakan Kemenangan politik tidak akan berarti tanpa kolaborasi dengan eksekutif.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Bambang saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Metro periode 2025–2030, berlangsung di Ballroom Hotel Grand Skuntum Kota Metro, Minggu (07/09/2025)
Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Metro resmi menetapkan Ir.Hadi Kurniadi sebagai Ketua DPD PKS Kota Metro periode 2025–2030, menggantikan Ahmad Khuseini.

Wali Kota Bambang optimis PKS di bawah kepemimpinan Hadi akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan.
“Pesan khusus untuk ketua PKS yang baru, InsyaAllah hubungan eksekutif dan legislatif akan semakin baik. Saya yakin 100 persen, bahkan 180 persen, PKS akan mendukung program-program pemerintah Kota Metro,” kata Bambang penuh keyakinan.
Musda VI DPD PKS tersebut merupakan agenda penting menjadi momentum bagi PKS Metro untuk menatap peta politik lima tahun ke depan.

Ditempat yang sama, Ketua DPD PKS Kota Metro, Hadi Kurniadi menegaskan bahwa kepengurusannya akan fokus pada konsolidasi kekuatan internal dan penguatan ekonomi kader sembari tetap berkomitmen pada pelayanan publik.
“Di awal kepengurusan ini tentu kami akan mencoba mengkonsolidasikan semua potensi dan kekuatan SDM yang ada di PKS. Ini sebagai upaya memastikan program-program pusat dapat direalisasikan, khususnya yang bersifat teknis dan menyentuh masyarakat langsung,” kata dia saat diwawancarai awak media.
Ketika disinggung soal kemungkinan perombakan di kursi legislatif DPRD Kota Metro, Hadi menepis isu tersebut. Ia menegaskan bahwa DPD PKS Metro tidak akan terlalu jauh melangkah pada ranah yang bukan menjadi kewenangannya.

“Oh, kita tidak berbicara sejauh itu. Kewenangan sudah jelas. Kami di DPD PKS fokus membesarkan partai dalam lima tahun ke depan. Kalau bicara legislatif, reshuffle, atau semacamnya, itu bukan fokus kami. Fokusnya adalah bagaimana memberikan yang terbaik bagi masyarakat Metro melalui kaderisasi dan pengembangan ekonomi kader maupun masyarakat,” jelasnya.
PKS Metro di bawah kepengurusan sebelumnya berhasil menorehkan prestasi politik signifikan. Meski hanya menempati posisi kedua dalam jumlah kursi DPRD, PKS tercatat sebagai pemenang ketiga dalam perolehan suara.
“Dasar yang kokoh sudah diletakkan periode lalu. Itu menjadi beban sekaligus tantangan. Minimal capaian itu harus kami samai, syukur bisa kami tingkatkan. Saya pikir target empat kursi masih realistis,” ujar Hadi.
Hadi menyebut bahwa PKS Metro tidak hanya akan mengedepankan strategi politik praktis, tetapi juga menghadirkan program-program konkret yang dekat dengan masyarakat. Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga kesadaran lingkungan akan menjadi isu prioritas.
“Tokoh PKS harus punya integritas dan komitmen memprioritaskan kepentingan masyarakat. Kami ingin kader PKS benar-benar mencintai Kota Metro dengan hati,” tambahnya.
Meski penuh optimisme, jalan PKS Metro lima tahun ke depan bukan tanpa tantangan. Persaingan antar partai semakin ketat, sementara ekspektasi masyarakat terhadap peran partai politik semakin tinggi. PKS Metro dituntut untuk tidak sekadar hadir dalam pusaran politik, tetapi benar-benar memberi solusi bagi problem masyarakat.
Konsolidasi internal, kaderisasi berkelanjutan, hingga kemampuan membaca arah politik lokal dan nasional akan menjadi kunci. Apalagi, PKS Metro kini dihadapkan pada ekspektasi publik untuk terus menjadi partai yang bersih, peduli, dan melayani.
Dengan tagline baru dan kepemimpinan Hadi Kurniadi, PKS Metro berambisi tidak hanya mempertahankan kursi legislatif, tetapi juga mengokohkan diri sebagai partai dengan basis massa yang loyal sekaligus mampu menjawab tantangan zaman.
Time7Newss.com (Red)






