Beranda Advetorial BPJS Kesehatan Metro Kejar Komitmen Badan Usaha Lewat Pemadanan Data

BPJS Kesehatan Metro Kejar Komitmen Badan Usaha Lewat Pemadanan Data

78
BERBAGI

Foto : BPJS Kesehatan Metro.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Dalam rangka meningkatkan kepatuhan badan usaha untuk mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS kesehatan Cabang Metro melaksanakan kegiatan Pemadanan Data dengan Tujuan Tertentu kepada badan usaha yang berdomisili di Kota Metro, Jumat (26/04).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Bellza Rizki Ananta menyampaikan bahwa kegiatan pemadanan data ini merupakan layanan cepat yang didukung oleh sinergi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sehingga mempercepat proses untuk mencapai rekrutmen peserta dan percepatan pendaftaran 100 persen pekerja di Badan Usaha yang ada di Wilayah Kerja Kantor Cabang Metro yang meliputi Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Kabupaten Mesuji.

Kami berupaya terus mengoptimalkan implementasi pelaksanaan Program JKN sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022, salah satunya adalah membangun sinergi antar lembaga pemerintah maupun stakeholder seperti koordinasi pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan badan usaha yang dilaksanakan kembali saat ini. Harapan kami, kegiatan ini bisa menyamakan persepsi mengenai perluasan cakupan semesta dan penegakan regulasi nasional serta peningkatan kualitas kepatuhan badan usaha sebagai pemberi kerja,” ujar Bellza.

Selain mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta JKN, badan usaha juga wajib menyampaikan data sebenarnya kepada BPJS Kesehatan terkait gaji dan tunjangan tetap pekerjanya. Hal ini menjadi dasar perhitungan iuran bagi pekerja penerima upah, sehingga diketahui kelas rawat yang akan didapatkannya.

Lebih lanjut, Bellza mengemukakan bahwa dari hasil pemeriksaan, jika didapati ada peserta dari badan usaha yang belum terdaftar, maka langsung diproses pendaftaran dan perubahan datanya. Menurutnya, untuk kelengkapan administrasi yang diperlukan berupa data seluruh tenaga kerja dalam bentuk hardcopy atau softcopy, data gaji karyawan, serta data kepesertaan jaminan ketenagakerjaan.

Melalui kegiatan pemadanan data, penambahan dan penonaktifan peserta, serta adanya perubahan data peserta Badan Usaha dapat dilayani dalam satu pintu. Sehingga lebih memudahkan Badan Usaha dalam memberikan pelaporan dan perbaikan data kepesertaannya,” tambah Bellza.

Mekanisme pemadanan data ini dimulai dari badan usaha membawa kelengkapan berkas dan data, kemudian mengisi absensi kehadiran melalui staf Relationship Officer, selanjutnya petugas pemeriksa memastikan adanya selisih data pekerja serta data gaji pekerja, staf Back Relationship Officer melakukan edukasi penggunaan aplikasi e-Dabu dan memastikan data pekerja tersebut valid dan terakhir eksekusi data pekerja yang belum didaftakan ke dalam aplikasi e-Dabu oleh staf Relationship Officer.

Salah satu peserta kegiatan, Teguh Budiyanto selaku PIC Rumah Sakit Mardiwaluyo, menyampaikan bahwa badan usaha sangat mendukung program yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan, karena memang memberikan kemudahan dan keuntungan untuk badan usaha.

Kita sangat mendukung program pemadanan data ini dilakukan secara rutin, dikarenakan PIC badan usaha diberikan kemudahan dalam melakukan pelaporan mutasi penambahan maupun pengurangan karyawan dari proses laporan data mutasi yang tadinya memakan waktu sampai 15 hari kerja, dengan kegiatan ini dapat dipersingkat menjadi 1 (satu) hari kerja saja,” ujar Teguh.

Di akhir kegiatan, Bellza menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus berlangsung dan mendapat dukungan penuh dari Stakeholder terkait.

Kita akan terus berupaya tingkatkan kepuasan mereka, memberikan pelayanan terbaik sehingga mereka merasa nyaman dan bisa dengan kooperatif melakukan pendaftaran seluruh karyawannya, dan semoga kemudahan-kemudahan seperti ini bisa terus kami berikan,” tutup Bellza

 

Time7Newss.com (Be/Red).

 

 

Print Friendly, PDF & Email