Beranda Advetorial Pemkot Metro melalui Dinas Perdagangan Adakan Penetrasi Pasar

Pemkot Metro melalui Dinas Perdagangan Adakan Penetrasi Pasar

173
BERBAGI

Foto : Penetrasi Pasar Disdag Metro.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, meninjau Pelaksanaan Penetrasi Pasar Pemerintah Kota Metro yang dilaksanakan di Pasar Kopindo Kota Metro, Rabu (24/05/2023).

Dalam kunjungannya, Bangkit Haryo Utomo menuturkan bahwa Penetrasi Pasar kali ini dilakukan Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perdagangan, dalam rangkaian HUT Kota Metro ke-86, dengan menyediakan barang kebutuhan pokok yang harganya terjangkau dibutuhkan oleh masyarakat.

 

Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo

 

Sementara itu, Ditempat yang sama,
Kepala Bidang Perdagangan Kota Metro, Eni Purwanti, menjelaskan kegiatan ini bekerjasama dengan 5 distributor, yang menargetkan masyarakat umum sebagai sasaran utama.

Kita ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Metro dalam rangka pengendalian inflasi daerah, terkhusus di Kota Metro,” ujarnya.

 

Kepala Bidang Perdagangan Kota Metro Eni Purwati

 

Lanjutnya, salah satu alasan diadakannya penetrasi pasar, dikarenakan adanya beberapa bahan pokok yang mengalami peningkatan seperti telur yang saat ini berada dikisaran harga Rp. 30.500,- sampai Rp. 31.000,-/Kg.

Tetapi khusus hari ini distributor memberikan harga yang cukup terjangkau yaitu hanya Rp. 28.000,-/Kg. Ada juga komoditas yang lain yaitu cabai rawit mencapai Rp. 20.000,- untuk hari ini cukup murah selisihnya hampir Rp. 5.000,-/kg. Kemudian ada cabai merah selisih Rp. 2000,” ungkapnya.

Eni Purwanti juga menuturkan bahwa Dinas Perdagangan memberikan subsidi untuk Minyak Kita dengan harga Rp. 13.000,-/liter, dimana saat ini berdasarkan harga distributor Minyak Kita berada di kisaran harga Rp.13.750,- /liter.

Bahan pokok yang disediakan pada acara ini diantaranya yaitu, cabai merah, cabai rawit, bawang putih, bawang merah, telur, minyak kita, kecap bango, terigu segitiga biru, tepung tapioka Pak Tani, mie indomie, dan pop mie dengan selisih harga mulai dari Rp. 2.000,- sampai Rp. 5.000,-.

Keinginan Pemerintah Kota Metro kalau bisa, di Kota Metro ini stok kebutuhan bahan pokok cukup. Kemudian kalau bisa terjangkau dan stabil, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan membeli,” pungkasnya.

Time7Newss.com (Red).

 

 

Print Friendly, PDF & Email