Beranda Advetorial BPJS Kesehatan Pastikan Pelayanan Faskes Daerah Terpencil Optimal

BPJS Kesehatan Pastikan Pelayanan Faskes Daerah Terpencil Optimal

160
BERBAGI

Foto : BPJS Kesehatan saat menggelar Monev Faskes tingkat Pertama (FKTP) Pastikan Pelayanan Faskes Daerah Terpencil Optimal.


Time7Newss.com, Kota Metro.

BPJS Kesehatan Cabang Metro menggelar Monitoring dan Evaluasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang masuk ke dalam kriteria fasilitas kesehatan daerah terpencil, Rabu (08/03). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan guna memastikan setiap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat mengakses dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

 

Pelayanan kesehatan harus didapatkan oleh setiap peserta JKN meskipun lokasi fasilitas kesehatan berada di daerah terpencil. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan pembiayaan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan kepada FKTP di daerah terpencil memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan kesehatan peserta,” tutur Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Wahyudi Putra Pujianto.

 

Wahyudi menambahkan, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 90/2015 dan Nomor 52/2016, BPJS Kesehatan menyusun pedoman yang mengatur tentang pelaksanaan pembayaran kapitasi khusus bagi FKTP pada daerah terpencil dengan lima indikator komitmen yang harus dicapai oleh FKTP penerima kapitasi khusus, yaitu ketersediaan atau penambahan tenaga kesehatan, ketersediaan atau penambahan sarana prasarana, pengiriman tenaga kesehatan, peningkatan capaian rate kunjungan, peningkatan peserta prolanis terdaftar.

 

Dalam Permenkes Nomor 90 tahun 2015 telah jelas mengatur penetapan penyelenggaraan pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan kawasan terpencil dan sangat terpencil. BPJS Keshatan sebagai pembayar kapitasi harus memastikan pembayaran yang dilakukan untuk Puskesmas daerah terpencil dan sangat terpencil sesuai regulasi dan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

 

Lanjut Wahyudi, dalam kegiatan evaluasi kali ini, BPJS Kesehatan juga melihat sumber daya apa saja yang bisa dioptimalkan di fasilitas kesehatan dan apa saja yang dibutuhkan dalam menunjang pemberian layanan kesehatan kepada peserta. Diharapkan nantinya, seluruh peserta sudah bisa dilayani dengan baik di wilayah tersebut tanpa harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lainnya yang aksesnya makin sulit dijangkau.

 

Status Puskesmas daerah terpencil bukan berarti tidak perlu menerapkan pelayanan prima, karena pada daerah terpencil juga memerlukan layanan yang optimal bagi masyarakat,” ungkap Wahyudi.

 

Senada dengan BPJS Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Yanuar Fitrian menyampaikan dukunganya terhadap kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, fasilitas kesehatan di daerah terpencil sangat memerlukan dukungan dalam penyelenggaraan Program JKN.

 

Kami siap untuk melakukan monitoring dan mendorong Puskesmas memenuhi komitmen bersama yang telah disepakati sebagai upaya dalam peningkatan kualitas layanan. Hasil kegiatan ini nantinya akan menjadi bahan bagi kedua Puskesmas untuk bisa meningkatkan kualitas pelayanan serta aksesibilitas peserta JKN. Harapannya seluruh masyarakat di Kabupaten Mesuji menikmati pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus khawatir atau terkendala dengan letak geografis wilayah,” jelas Yanuar.

 

Yanuar menambahkan, kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan sebagai bahan evaluasi atas kinerja Puskemas yang masuk kategori daerah terpencil, sekaligus menyamakan persepsi mengenai norma kapitasi dan penilaian kembali terkait komitmen bersama antara dinas kesehatan, Puskesmas dan BPJS Kesehatan.

 

Tentu Puskesmas banyak mengalami peristiwa suka dan duka saat memberikan pelayanan di daerah terpencil, tetapi saya harap para petugas kesehatan tetap selalu semangat dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat maupun peserta JKN, sehingga kepuasan peserta terhadap fasilitas kesehatan semakin meningkat. Mudah-mudahan Program JKN dapat terus berkesinambungan untuk dapat menjamin kesehatan seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Kabupaten Mesuji bisa selalu sehat,” ungkapnya.

 

Di akhir kegiatan, Yanuar berharap agar fasilitas kesehatan Kabupaten Mesuji tetap berkomitmen untuk menjaga kesinambungan Program JKN dengan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Time7Newss.com (ADV).

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email