Beranda Lampung Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Melaunching Kain Tenun Sulam Jelujur

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Melaunching Kain Tenun Sulam Jelujur

503
BERBAGI

Foto : Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dan Ketua Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi diacara Launching Kain Tenun Sulam Jelujur.


Time7Newss.com, Pesawaran.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melaunching kain tenun Sulam Jelujur, bertempat di komplek perkantoran Pemda Kabupaten Pesawaran, Senin (25/10/2021).

Kehadiran Riana Sari Arinal disambut langsung  Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi mengucapkan selamat datang dan apresiasi kepada ketua Dekranasda Provinsi Lampung atas dukungan dan  berkenan hadir dalam kegiatan launching hari ini.

Diselenggarakannya kegiatan launching kain tenun Sulam Jelujur bertujuan mendorong kiprah pelaku ekonomi kreatif dan mempromosikan karya para perajin serta sebagai upaya meningkatkan ekonomi para perajin.

Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya menggali dan mengembangkan potensi masyarakat serta melestarikan warisan budaya Kabupaten Pesawaran yang bersinergi dengan seluruh perajin dan stakeholder di Kabupaten Pesawaran.

Diceritakan ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran, bahwa  kain tenun Sulam Jelujur sudah merambah hingga Croasia, Nederlan dan Afrika.

Kain tenun Sulam Jelujur merupakan kain khas Kabupaten Pesawaran warisan budaya lokal yang disulam oleh perajin – perajin yang merupakan pelaku UKM dari desa Sungai Langka Kabupaten Pesawaran.

Sementara itu Bupati Pesawaran berharap dengan dilaunchingnya kain tenun Sulam Jelujur oleh ketua Dekranasda Provinsi Lampung akan memberikan motivasi bagi para perajin untuk lebih giat berinovasi sehingga memberi dampak pada pertumbuhan  perkonomian.

Semoga dengan kehadiran Ibu Riana Sari menjadi berkah tersendiri bagi Kabupaten Pesawaran,” ucap Bupati Dendi.

Bupati Dendi berkomitmen, setelah dilaunching oleh Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, dirinya akan terus mengembangkan dan mempromosikan Kain Sulam Jelujur sebagai upaya mengangkat nilai budaya lokal dan meningkatkan nilai tambah untuk perajin.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal mengungkapkan bahwa kain tenun Sulam Jelujur merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Provinsi Lampung serta mempunyai keunikan dan ciri khas tersendiri.

Kain tenun Sulam Jelujur adalah salah satu  produk khas dari daerah Lampung yang  perlu sentuhan inovasi dari tangan – tangan kreatif, saat ini ada 130 perajin dari 8 kelompok yang ada di Kabupaten Pesawaran. Menurut Riana Sari, peran dan dukungan Pemerintah Daerah sangat dibutuhkan melalui regulasi, permodalan dan pemasaran.

Riana Sari Arinal berharap dengan adanya launching kain tenun Sulam Jelujur memberikan dampak ekonomi secara luas kepada masyarakat,  membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian.

Dekranasda Provinsi Lampung terus berupaya mendorong Kabupaten/Kota untuk menggali potensi daerahnya masing-masing dan mengajak perajin serta UKM untuk mengembangkan dan memasarkan hasil kerajinan lokal sehingga bisa dikenal oleh masyarakat  luas.

Saya sangat mengapresiasi kegiatan pada hari ini, kita Dekranasda harus bersinergi, saya berharap, ini demi kemajuan Dekranasda  dan UMKM,  kita harus berinovasi melalui perajin – perajin di Kabupaten,” ucap Riana.

Diinformasikan pula bahwa penyelenggaraan Lampung Craft akan dilaksanakan pada tanggal 27 sampai dengan 29 Oktober 2021 sebagai persiapan Ina Craft yang sudah 2 tahun selama Pandemi Covid-19 tidak dapat digelar.

Riana Sari juga mengharapkan kepada  Dekranasda Kabupaten/Kota dapat menjalin kerjasama dengan para desainer nasional agar produk – produk kerajinan dapat diperkenalkan dan dipromosikan hingga ke negara – negara lain sehingga akan memberikan dampak positif untuk kemajuan hasil  kerajinan Lampung.

Time7Newss.com (Red/Dkmf Provinsi Lampung).