Beranda Kota Metro Musrenbang Kelurahan Mulyojati, Wahdi Ajak Tumbuhkan Daya saing dan Kesejahteraan Masyarakat

Musrenbang Kelurahan Mulyojati, Wahdi Ajak Tumbuhkan Daya saing dan Kesejahteraan Masyarakat

541
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin bersama Peserta KKN UNILA saat hadiri Musrenbang Kelurahan Mulyojati Kecamatan Metro Barat.


Time7Newss.com,Kota Metro.

Wali Kota Metro dr.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG (K) bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman Hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan 2022 dengan mengangkat tema “Meningkatkan Kesejahteraan dan Daya Saing Masyarakat melalui Pembangunan Yang Merata dan Berkeadilan”, berlangsung di Aula Kelurahan Mulyojati Kecamatan Metro Barat, Selasa (25/01/2022)

 

Dalam kesempatannya, Wali Kota Wahdi menyampaikan Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan dikelurahan Mulyojati membahas tentang cara bagaimana membelanjakan, tetapi bagaimana mendapatkan potensi-potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah).

 

Banyak sekali daerah-daerah di Indonesia yang saat ini hanya mengandalkan dana perimbangan dan cara menghabiskannya saja. Saya juga minta kepada lurah untuk mampu membaca seberapa jauh potensi-potensi PAD bekerjasama dengan masyarakat,” tutur Wahdi.

 

Wahdi juga mengatakan, kedekatan geografi, biografi, sosiologi, budaya, pendekatan holistik dan literasi, dapat menghasilkan sesuatu yang tentu berbeda.

 

Kali ini saya mengharapkan para lurah untuk turun langsung kebawah. Dengan harapan mendapat dan melihat yang dirasakan masyarakat. Tak hanya itu, hal ini juga guna berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang terkait di kelurahan,” ucap Wahdi.

 

 

Peserta Musrenbang Kelurahan Mulyojati Kecamatan Metro Barat

 

Selain itu, Wahdi juga menerangkan, pada hakikatnya pembangunan partisipatif adalah pembangunan yang dilaksanakan bersama masyarakat. Sehingga, pembangunan yang dilakukan sesuai dengan harapan dan dikehendaki masyarakat.

 

Visi Kota Metro yang pertama adalah bagaimana menciptakan sumber daya manusia dengan melakukan penyuluhan sarana dan prasarana, kualitas, kuantitas untuk menuju generasi Metro cemerlang. Kedua, menciptakan masyarakat sehat, sejahtera dan membangun infrastruktur,” paparnya.

 

Lanjutnya, Pemkot harus memegang teguh kepercayaan masyarakat dengan melakukan tata kelola yang baik. Dengan begitu, Kota Metro nantinya dapat menjadi contoh dan senter besar sebuah kota.

 

Sementara itu, ditempat yang sama Camat Metro Barat Triyono saat diwawancarai time7newss.com mengatakan Musrenbang kelurahan Mulyojati yang terkahir dari seluruh kelurahan di kecamatan Metro Barat.

Usulan masyarakat pada Musrenbang Kelurahan Mulyojati tentunya dari usulan pra Musrenbang di tingkat Rw dengan program unggulan yaitu pada bidang fisik infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya,” ucapnya.

 

Camat Metro Barat, Triyono

 

Dikatakan Triyono, Usulan bidang infrastruktur yaitu pembangunan drainase, gorong-gorong dan cor blok, sedangkan bidang ekonomi dibahas usaha-usaha industri kecil yang perlu perhatian dan penanganan khusus.

 

Pembahasan pada bidang sosial budaya dengan usulan sarana prasarana rumah ibadah, olahraga, Lasqi, PKK, Dasawisma serta lainnya, untuk tahun ini ditentukan prioritas utama masing-masing perbidang,” jelasnya.

 

Diungkapkan Camat Triyono, dalam mendukung program penanganan stunting masing-masing kelurahan penganggaran disesuaikan pada tiap kelurahan.

 

Masing-masing kelurahan sudah mengalokasikan dengan menganggarkan untuk program penanganan penurunan stunting, dikarenakan akhir tahun panggarangan, alokasi disesuaikan kebutuhan tiap kelurahan melihat tingkat urgensinya dan berbeda-beda,” tuturnya.

 

Lebih lanjut diungkapkan Camat Metro Barat, dalam hal mendukung program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI), pihaknya juga memprioritaskan dalam kepedulian terhadap ibu dan anak melalui sosialisasi dan penanganan setiap kelurahan.

 

Kepedulian terhadap ibu dan anak perlu perhatian lebih sejak dari kandungan, hal ini melalui sosialisasi dan penanganan-penanganan terhadap anak yang memiliki kekurangan gizi dan ibu menyusui tentang asupan gizinya,” papar Triyono.

 

Masih dijelaskan Triyono, Peningkatan ekonomi kreatif di kelurahan Mulyojati lebih banyak mengangkat kreativitas remaja sesuai bidangnya.

 

Ekonomi kreatif yang baru-baru ini ialah Jajanan Murah Ditengah Sawah (Jamur Sawah), disitu ada kreativitas yang dimotori oleh anak-anak diantara seni keramik, tarian yang tergabung kelompok budaya, dalam meningkatkan ekonomi keluarga dengan berjualan jajanan tradisional seiring waktu berangsur membaik dan harapannya menjadi Ikon kelurahan Mulyojati,”  terangnya.

 

Selain itu ada kreativitas melukis dengan benang oleh difabel hasil yang sangat baik serta akan kita suport dan promosikan agar menjadi produk unggulan,” pungkas Triyono.

Time7Newss.com (Enda).