Beranda Life style Ekonomi Musrenbang Kelurahan Margodadi, Usulan Warga Dominan Sarana Fisik Infrastruktur

Musrenbang Kelurahan Margodadi, Usulan Warga Dominan Sarana Fisik Infrastruktur

206
BERBAGI

Foto : Musrenbang tingkat Kelurahan tahun 2022 di kelurahan Margodadi.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wali Kota Metro dr.Wahdi,Sp.OG (K) bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman beserta jajaran menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan tahun 2022 berlangsung di Aula Kantor kelurahan Margodadi Kecamatan Metro Selatan, Rabu (26/01/2022)

 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro dr.Wahdi,Sp.OG (K) dalam sambutannya pada musyawarah rencana pembangunan tingkat kelurahan tahun 2022, ia menyampaikan bahwa pembangunan di Kelurahan Margodadi tidak lepas dari apa yang disampaikan oleh masyarakat.

 

Masyarakat adalah pelopor pembangunan berdasarkan prioritas yang disesuaikan dengan keterbatasan, sehingga kita membutuhkan efisiensi dalam proses pembangunannya,” ucap Wahdi.

 

Menurut Wali Kota Wahdi, ia menilai perubahan-perubahan yang kita lakukan dapat menghadirkan sumberdaya manusia yang adaptif dengan teknologi.

 

Pembangunan yang dilakukan tentu harus bersinergi dengan provinsi dan pusat, sehingga perubahan-perubahan yang dilakukan pada tahun 2023 sesuai dengan dana fix pembangunannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing melalui pembangunan yang merata dan berkeadilan,” ungkapnya.

 

Dalam hal ini, Wahdi juga menginginkan pembangunan yang dilakukan tetap mengikuti visi, misi dan program yang sudah dibentuk di RPJMD 2021-2026.

 

Saya meminta kepada lurah untuk dapat melihat indikator kinerja, dengan adanya pendataan input dari masyarakat sebagai pelaku pembangunan agar bisa sejalan dengan masyarakat,” jelasnya.

 

 

Masih lanjut Wali Kota, “Berkaitan dengan jalan yang rusak di kelurahan Margodadi kita akan berkomunikasi dengan provinsi terkait permintaan perbaikan jalan tersebut,” terang Wali Kota Wahdi.

 

Lurah Margodadi Kecamatan Metro Selatan, Kuswidaryanto

 

Sementara itu, Lurah Margodadi, Kuswidaryanto,S.IP, saat diwawancarai time7newss.com, ia menuturkan bahwa ada beberapa usulan prioritas dalam bidang fisik infrastruktur yaitu rehab kantor dan Aula Kelurahan Margodadi, Aspal jalan pinglet di RW 05 dan RW 06, serta pembangunan drainase yang rawan banjir berlokasi di RT 024-25 dan RW 006.

 

Kita usulkan dan buat perbidang ada tiga prioritas utama yaitu pada bidang fisik kantor kelurahan sudah ada 20 tahun, dimana di kecamatan Metro Selatan ini hanya kantor Margodadi yang ada dijalan lintas sehingga apabila dibenahi akan menjadi ikon bagi kami warga masyarakat Margodadi,” ucapnya.

 

Selain itu, Lurah Kuswidaryanto menjelaskan rencana bangunan masjid yang ada di sebelah kantor Kelurahan Margodadi.

 

Lagipula disebelah kantor mau berdiri bangunan mesjid yang begitu megah dengan ketinggian yang luar biasa, dimana kantor kelurahan terlihat letaknya rendah dan itu hasil kesepakatan bersama warga, RT dan RW Margodadi,” ucapnya.

 

Diterangkan Lurah Margodadi, ia menyebutkan berkaitan dengan jalan pinglet dari kelurahan Margodadi ke arah kelurahan Tejosari.

 

Jalan pinglet sepanjang kurang lebih 400 meter sudah kita cor jalannya masih rusak sampai perbatasan Tejosari, selain itu untuk untuk perbaikan drainase yang diajukan, dimana ada pelimpahan air dari RW 006 dan dari arah Tejosari sehingga ketika hujan air meluap, tidak bisa menampung yang berdampak pada warga kita kalaupun hanya banjir sesaat namun membuat resah warga, harapannya kedepannya bisa ditanggulangi dengan membuat drainase sehingga bisa membuat lancar aliran airnya mengurangi dampak banjir tersebut,” ungkapnya.

 

Masih dijelaskan Lurah Margodadi, Kus mengatakan mengenai ekonomi kreatif yang ada di kelurahan Margodadi yaitu sektor UMKM.

 

Untuk kelurahan Margodadi yang kita unggulkan yaitu di UMKM, dimana ada usaha industri kreatif Abon lele, dagingnya dibuat Abon dan tulangnya dibuat kerupuk, sudah berjalan serta mendapat bantuan rumah produksi dan galeri dari pusat,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, dikatakan Kuswidaryanto, pihaknya bersama warga meminta rehab Total Posyandu berlokasi di RW 001 kelurahan Margodadi.

 

Untuk prioritas sosial budaya, kita mengajukan perbaikan rehab total posyandu di RW 001, dimana posyandu tersebut sudah harus diperbaiki karena usianya sudah tua, kayunya juga rawan sehingga tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan dimana tempat berkumpulnya ibu-ibu dan anak-anak. Selain itu, pengadaan sumur bor di TPU RW 002 dan RW006, pengadaan Bentor untuk angkutan bank sampah, penambahan bibit kelompok ternak kambing Domba Necis 6 di RW 006 dikelurahan Margodadi,” pungkasnya.

 

Time7Newss.com (Enda).

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email