Beranda Kesehatan Poli Endodonsia RSUD Jend Ahmad Yani, Berikut Penjelasan drg. Erliyana, Sp.KG

Poli Endodonsia RSUD Jend Ahmad Yani, Berikut Penjelasan drg. Erliyana, Sp.KG

2115
BERBAGI

Foto : Dokter Spesialis Konservasi Gigi Poli Endodonsia drg.Erliyana, Sp.KG didampingi Kasubbag Humas Ns.Oktarina Handayani,S.Kep.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Rumah Sakit Umum Daerah Jendral Ahmad Yani (RSUD Jend A.Yani) Kota Metro memiliki spesialis Konservasi Gigi Poli Endodonsia ditangani dokter yang ramah dan cantik yaitu drg. Erliyana,Sp.KG.

 

Untuk diketahui, Perawatan endodonsia merupakan bagian dari ilmu kedokteran gigi yang menyangkut upaya pencegahan dan perawatan pulpa gigi beserta jaringan periradikuler di sekitar akar gigi.

 

Poli Endodonsia RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro

 

Hal ini disampaikan drg.Erliyana, Sp.KG saat diwawancarai khusus oleh time7newss.com, ia menjelaskan konservasi gigi endodonsia ialah perawatan saluran akar dan pulp capping yang memiliki tujuan untuk mempertahankan gigi agar bisa bertahan dan berfungsi lebih lama lagi di dalam rongga mulut.

 

Konservasi Gigi Endodonsia yaitu Perawatan gigi yang sudah pernah sakit, agar gigi tidak dicabut sehingga pasien tidak kehilangan gigi dan ompong, Penyebab utamanya karena oleh karies tetapi juga bisa disebabkan oleh fraktur atau patah,” jelasnya.

 

Ruang Konservasi Gigi Poli Endodonsia

 

 

Diungkapkan drg.Erliyana,Sp.KG, ketika gigi sakit yang terkena ialah syarafnya hal tersebut tidak bisa langsung ditambal dan memerlukan perawatan dahulu agar tidak bengkak.

 

Sesuatu yang infeksi didalam gigi ketika ditutup maka bakteri di dalamnya akan berkembang biak dan memproduksi nanah, kemudian terjadi pembengkakan gusi, untuk menghindari hal tersebut syarafnya kita buang didalam gigi, dibersihkan saluran akarnya, disterilkan dengan bahan-bahan antiseptik/anti bakteri, selanjutnya saluran akarnya diisi dengan bahan tertentu dari karet yang biokompatibilitinya sudah diperhitungkan oleh WHO, kemudian bagian atas gigi ditambal atau dibuatkan mahkota tiruan (crown). Gigi bisa berfungsi dengan baik kembali,” jelasnya.

 

drg.Erliyana,Sp.KG ketika sedang memberi penjelasan pasien tindakan perawatan saluran akar gigi Poli Endodonsia.

 

Lebih lanjut diungkapkan drg.Erliyana,Sp.KG dikesempatan ini secara langsung didampingi oleh Kasubbag Humas Ns.Oktarina Handayani,S.Kep. disela waktu perawatan di ruang poli Endodonsia, ia menuturkan pasien yang melakukan perawatan lebih banyak dengan keluhan nyeri ketika gigi kemasukan makanan, gusi bengkak bahkan sudah mengalami kebocoran sampai dibawah rahang.

 

Kebanyakan pasien melakukan konservasi gigi dengan melakukan perawatan di poli Endodonsia dengan keluhan nyeri ketika gigi kemasukan makanan, gusi bengkak, bahkan apabila sudah parah mengalami kebocoran sampai dibawah rahang atau hampir ke mediastinum, setengah dada, ketika bernanah mengalami infeksi,” ucapnya.

 

Dijelaskan drg.Erliyana,Sp.KG, Poli Endodonsia bekerjasama dengan poli Bedah mulut ketika pasien sudah memerlukan perawatan lebih lanjut.

 

Poli Endodonsia bekerjasama dengan Poli bedah mulut dalam penanganan langkah pertama dengan melubangi gigi atau bisa dikatakan membuat saluran drainasenya terlebih dahulu untuk mengeluarkan nanah dan ketika sudah baik pengobatan diteruskan kembali,” jelas drg.Erliyana.

 

Alat Rontgen perawatan saluran akar gigi Poli Endodonsia.

 

Kami juga sering menangani kasus pasien sinusitis rujukan dari bagian THT. Biasanya sudah bertahun- tahun pasien pengobatan sinusitis tapi tak kunjung sembuh. Ketika dilihat ada gigi berlubang bagian belakang pada rahang atas, maka dokter THT akan merujuk pada kami. Alhamdulillah pasien- pasien sinusitis banyak yang sembuh setelah gigi berlubangnya dilakukan perawatan saluran akar.

 

Selain itu, Disebutkan drg.Erliyana,Sp.KG, ia memberikan tips atau cara untuk merawat gigi agar tetap sehat, kuat dan terjaga dengan baik.

 

Agar gigi terjaga dengan baik dan kuat, baiknya banyak konsumsi makanan yg berserat, sayur dan buah, serta mengandung kalsium, kurangi minuman gula manis berlebihan, makanan yang lengket seperti biskuit, coklat, roti, serta minimal sikat gigi sebelum tidur dan apabila makan makanan ringan seperti cemilan baiknya sesudah itu rajin-rajin berkumur agar tidak lengket digigi, hal ini cara merawat gigi sehat,” terang drg.Erliyana, Sp.KG

 

Fasilitas perawatan konservasi gigi poli Endodonsia memiliki fasilitas yang cukup lengkap, canggih dan mumpuni dengan waktu pelayanan pada hari senin, selasa dan rabu mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

 

Fasilitas perawatan konservasi Gigi Endodonsia di RSUD Jend Ahmad Yani cukup lengkap dan canggih, sudah ada Rontgen dental periapikal digital, sterilisator UV, Vacum Aerosol berfungsi untuk menghisap aerosol dari mulut pasien apabila saat dilakukan tindakan perawatan gigi,” ungkapnya

 

Kabar baiknya untuk masyarakat yang ingin melakukan konservasi Gigi, Poli Endodonsia kategori penyakit infeksi maka dicover atau ditanggung oleh BPJS kesehatan.

 

Tindakan perawatan saluran akar kategori dengan penyakit infeksi, hal ini dikarenakan masuk kategori infeksi maka tindakan konservasi gigi ditanggung oleh BPJS kesehatan dan yang tidak ditanggung oleh BPJS ialah kategori estetika seperti contoh setelah tindakan selanjutnya bagian atas gigi dibuatkan mahkota, nah aksesoris mahkota ini yang tidak ditanggung BPJS,” ungkapnya.

 

Selanjutnya, masih dijelaskan drg. Erliyana,Sp.KG, ia menyampaikan perawatan akar gigi dilakukan tindakan 5 hingga 6 kali melihat tingkat keparahannya.

 

Perawatan akar gigi dilakukan 5 sampai 6 kali, hal ini melihat tingkat keparahannya kasusnya dan bisa sampai 7 Kali. Untuk waktunya sendiri dilakukan seminggu 1 kali sesuai aturan BPJS intervalnya hanya sekali dalam seminggu,” jelasnya.

 

Didukung dengan Fasilitas lengkap dan canggih ini, drg. Erliyana memberikan pelayanan perawatan akar gigi Endodonsia dalam sehari sampai 10 pasien konservasi gigi.

 

Ditunjang dengan fasilitas alat-alat ini, kita tingkatkan dalam sehari 10 pasien konservasi gigi Endodonsia, untuk waktu penanganan 1 pasien membutuhkan 20 sampai 30 menit. Untuk Dokter spesialis Endodonsia sejak tahun 2019 hanya satu-satunya di Provinsi Lampung dan ada di RSUD Jendral Ahmad Yani Metro, kemudian ditahun 2022 ini ada satu Dokter spesialis Endodonsia lagi berada di Bandar Lampung, jadi untuk provinsi Lampung saat ini hanya ada dua Dokter spesialis Endodonsia di kota Metro dan Bandar Lampung,” pungkasnya.

 

Time7Newss.com (Enda/ADV).