Beranda Life style Ekonomi Disdag Metro Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

Disdag Metro Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

64
BERBAGI

Foto : Kabid Perdagangan Disdag Kota Metro, Risawati Panca Putri,SE,.MM.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Dinas Perdagangan Kota Metro akan menggelar Operasi Pasar (OP) Minyak Goreng tahap kedua direncanakan pekan depan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Leo M Hutabarat melalui Kabid Perdagangan Risawati Panca Putri,SE,.MM saat diwawancarai time7newss.com usai menggelar operasi pasar minyak goreng tahap pertama di halaman Kantor Disdag setempat, Jum’at (18/02/2022).

 

Animo masyarakat sangat tinggi saat ikuti operasi pasar minyak goreng yang digelar dihalaman Kantor Disdag Metro,” ucap Risa.

Dikatakan Kabid Perdagangan Disdag Kota Metro, Dikarenakan Antusias masyarakat tersebut, Pihaknya akan menggelar Operasi Pasar tahap kedua direncanakan pekan depan.

 

Dalam hal ini, dengan tingginya antusiasme masyarakat ikuti operasi pasar tahap pertama tersebut. Disdag akan menggelar Operasi Pasar minyak goreng tahap kedua, insya Allah Minggu depan,” ujarnya.

Selain itu, Disampaikan Risawati, ia menerangkan akan mengupayakan operasi pasar tahap berikutnya.

Disdag Metro menggelar operasi pasar minyak goreng, tetapi belum bisa sepenuhnya memenuhi keinginan masyarakat Kota Metro dikarenakan keterbatasan barangnya dan tadi sudah kami umumkan kepada masyarakat saat operasi pasar, mudah-mudahan akan kita lakukan kembali operasi pasar minyak goreng tahap kedua,” jelasnya.

 

Diungkapkan Risawati, Ia berujar, Operasi Pasar tersebut dimulai sejak pukul 7.30 WIB. Dalam kurun waktu 1,5 jam Migor tersebut pun ludes terjual atau tepatnya pukul 9 pagi.

 

Tadi masyarakat masih ada yang antri. Tapi memang kami tidak bisa memenuhi. Itu saja kami sudah menggelar operasi pasar sebanyak 3.000 liter,” kata Risa.

 

Risa mengatakan pihaknya telah mengantisipasi dan meminimalisir membludaknya antrian masyarakat dalam operasi pasar minyak goreng.

 

Kami sudah mengantisipasi, namun antusias masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan minyak goreng dan kami kewalahan, sebelumnya rencananya kami ingin membagi 1 dus kesatu orang untuk dibagi-bagi yang lain, tapi kami khawatir tidak merata,” ucapnya.

 

Karena hal itu, dijelaskan Risawati, kebijakan kita rubah menjadi satu orang dua liter minyak goreng.

 

Sudah kami antisipasi supaya tidak ada kerumunan seperti itu, tapi di luar daya dan kemampuan kami,” ucapnya.

 

Masih dikatakan Kabid Perdagangan Disdag Metro, Risa menuturkan, sebanyak 3.000 liter minyak goreng yang disediakan tersebut, sebanyak 2.400 liter diberikan kepada masyarakat umum.

 

Dari 3.000 liter minyak goreng pada operasi pasar tersebut, sebanyak 2.400 liter untuk masyarakat umum dan sebanyak 600 liter diberikan kepada pedagang kecil menengah (PKM) atau pelaku usaha masing-masing dapat 1 dus dengan isi 12 liter, hal ini saya yang memilih sendiri jadi tahu betul mereka yang membutuhkan, Dekranasda yang mencari dan kami yang menyeleksi sehingga tidak khawatir tidak tepat sasaran,” ucap Risa.

 

Disampaikan Risa, Minyak goreng yang disalurkan melalui operasi pasar kepada pelaku usaha tersebut bertujuan agar tetap terjadi pergerakan ekonomi.

 

Dalam operasi pasar ini, migor diberikan kepada pelaku usaha agar tetap terjadi pergerakan ekonomi di kota Metro. Hal ini supaya ekonomi tetap bergerak dan bergairah, kita pilih pelaku usaha yang memang betul-betul membutuhkan dalam setiap produktivitasnya menggunakan dan memerlukan minyak goreng,” tutur Risa.

 

Operasi pasar minyak goreng tersebut, diakui pihaknya telah tepat sasaran khususnya untuk warga masyarakat kota Metro.

 

Pendistribusian minyak goreng pada operasi pasar tahap pertama ini kita yakini telah tepat sasaran khususnya untuk warga masyarakat kota Metro dan juga dibatasi maksimal 2 liter untuk 1 orang,” jelasnya.

 

Diungkapkannya, Ia menyakini warga masyarakat yang ikut antrian operasi pasar minyak goreng berasal dari Kota Metro.

Saya yakin warga yang antri ikut operasi pasar ialah warga kota Metro, karena sejak pagi mereka sudah hadir untuk mendapatkan 2 liter minyak goreng. Kalau bukan warga metro, dengan jarak yang jauh saya yakin mereka tidak mau,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia menambahkan, Migor tersebut telah diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Kota Metro tanpa membeda-bedakan. Baik itu untuk PNS maupun masyarakat lainnya. Namun jumlah yang diberikan dibatasi maksimal dua liter dengan per liter dijual seharga 14 ribu rupiah.

Silahkan masyarakat baik itu PNS atau siapa saja masyarakat silahkan untuk antri. Kebijakan kami karena PNS juga masak, mereka juga butuh,” kata Risa.

 

Dikatakan Risa, terkait kelangkaan minyak goreng tersebut terjadi lantaran terhambatnya proses distribusi dan untuk stok minyak tersebut juga tersedia.

 

Hal ini Pemicunya itu distribusi minyak goreng yang kurang lancar saja, Kalau stoknya ada,” pungkasnya.

 

Time7Newss.com (Enda).

 

Print Friendly, PDF & Email