Beranda Kesehatan Wahdi Tinjau Uji Fungsi Jaringan Gas Medis RSUD Jend Ahmad Yani Metro

Wahdi Tinjau Uji Fungsi Jaringan Gas Medis RSUD Jend Ahmad Yani Metro

198
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro dr.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG (K) didampingi Sekda Direktur RSUD Jend Ahmad meninjau Tabung Liquid Oksigen dalam Uji Fungsi Jaringan Gas Medis.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wali Kota Metro dr.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG (K) didampingi Direktur RSUD Jend Ahmad Yani dr.Fitri Agustina meninjau sentral tabung liquid oksigen dalam uji fungsi jaringan gas medis yang berada di Rumah Sakit setempat, Jum’at (18/02/2022).

 

Dalam hal ini, Wali Kota Wahdi saat kunjungannya guna memastikan jaringan gas medis berfungsi dengan baik dalam memenuhi kebutuhan gas medis RSUD Jend Ahmad Yani.

 

Tabung Liquid Oksigen dengan kapasitas 5000 liter tersebut diisi sebagai uji fungsi jaringan gas medis yang dapat didistribusikan ke setiap ruangan pasien yang ada di RSUD Jend Ahmad Kota Metro,” jelas Wali Kota Wahdi saat diwawancarai time7newss.com usai melakukan peninjauan tersebut.

 

Wali Kota Wahdi didampingi Direktur RSUD Jend Ahmad Yani dr.Fitri Agustina bersama Forkopimda kota Metro tinjau tabung sentral oksigen Liquid.

 

Dikatakan Wali Kota Wahdi, ia menuturkan adanya tabung sentral bisa menghemat dan tidak ada sisa oksigen yang terbuang dengan sistem didistribusikan/dialirkan secara langsung dari pusatnya kepada para pasien yang membutuhkannya.

 

Tentunya dengan adanya tabung Liquid oksigen ini, dialirkan pada pusat-pusat yang memang membutuhkan oksigen sehingga tidak ada transportasi tabung oksigen lagi,” ucap Wahdi.

 

Wali kota Metro dr.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG (K) didampingi Direktur RSUD Jend Ahmad Yani dr.Fitri Agustina

 

Dijelaskan Wali Kota Wahdi, “Untuk saat ini pemakaian harian RSUD Jend Ahmad Yani sebanyak 50 liter sampai dengan 100 liter, bila tidak ada kebutuhan yang mendesak. Dengan adanya oksigen sentral ini, tentu sangat menghemat gas yang dialirkan. Sebab semua bisa di atur dan tidak ada sisa gas yang akan terbuang lagi dengan sistem ini,” kata Wahdi.

 

Lebih lanjut Wali Kota Wahdi menyampaikan, hal ini merupakan pembelajaran yang diambil dari pandemi kemarin.

 

Kita belajar pada pandemi waktu itu, Dari situ, Pemerintah tergerak untuk memfasilitasinya sejak dini,” ujarnya.

 

Diungkapkan Wahdi, RSUD Jend Ahmad Yani Metro merupakan Rumah Sakit terbesar sebagai rujukan dengan istilah Top Referral Hospital.

 

RSUD Jendral Ahmad Yani Metro sebagai top rujukan diantara rumah sakit lainya diregional dua, Untuk pasien di Metro pun apabila tidak bisa ditangani oleh rumah sakit tipe D dan Tipe C dirujuk ke RSUD ini,” ungkapnya.

 

Disampaikan Wali Kota Wahdi, penggunaan oksigen dapat dirancang kembali pada potensi tempat yang dibutuhkan.

 

Penempatan kebutuhan oksigen meski dirancang kembali tempat-tempat potensi untuk penggunaan termasuk lantai dua dan lantai tiga. Terimakasih untuk dukungan semua pihak guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat termasuk dukungan dari Forkopimda kota Metro,” tutur Wahdi.

Selain itu, Dikesempatan tersebut Wali Kota Metro sangat mengapresiasi kerja sama dengan PT Aneka Gas Industri, anak usaha dari PT Samator.

Kerjasama ini dapat memenuhi kebutuhan oksigen medis dengan terus menambah kapasitas produksinya, sehingga sangat membantu suplai oksigen,” pungkasnya.

 

Direktur RSUD Jend Ahmad Yani, dr.Fitri Agustina

 

Sementara itu, Direktur RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro dr.Fitri Agustina ditempat yang sama saat diwawancarai time7newss.com, ia menyampaikan kunjungan Wali kota Metro dalam rangka uji fungsi gas medis di RSUD A.Yani Metro.

Iya, Kunjungan Wali Kota Metro hari ini dalam rangka meninjau uji fungsi jaringan gas medis di RSUD Jend Ahmad Yani Metro,” ucapnya.

 

Masih dikatakan dr.Fitri Agustina, ia menjelaskan RSUD Jend Ahmad Yani sudah memiliki tabung sentral oksigen kapasitas 5000 liter.

 

Alhamdulillah, RSUD Jend Ahmad Yani sudah memiliki tabung sentral oksigen kapasitas 5000 liter atau 5 Ton jika dijumlahkan sebanyak 1500 tabung,” ujarnya.

 

Disebutkan Direktur RSUD Jend Ahmad Yani Metro, dr.Fitri mengungkapkan dengan oksigen sentral ini kebutuhan pasien bisa tercukupi.

 

Dalam kondisi normalnya kebutuhan perhari sebanyak 50 tabung gas dan apabila diakumulasikan perbulannya sebanyak 1500, mudah-mudahan dengan adanya oksigen sentral dan dibantu tabung-tabung oksigen kecil sejumlah 350 tabung, Ketersediaan oksigen tercukupi untuk kebutuhan RSUD Jend Ahmad Yani,” jelasnya.

 

Disampaikan dr.Fitri, ia juga mengungkapkan dengan adanya tabung sentral oksigen juga dapat lebih efektif.

Sentral oksigen ini sangat efektif yang secara langsung tersambung pada jaringan pipa dari tangki keruangan pasien serta kualitas segi mutunya dan pelayanan menjadi lebih bagus,” pungkasnya.

 

Turut Hadir mendampingi Wali Kota Metro Wahdi dalam kunjungannya tinjau Tabung Liquid Oksigen Uji Fungsi Jaringan Gas Medis RSUD Jend Ahmad Yani Metro, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Direktur RSUD Jend Ahmad Yani dr.Fitri Agustina, Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun, Perwakilan DPRD kota Metro, Perwakilan Kodim 0411/KM.

 

Time7Newss.com (Enda).

 

 

Print Friendly, PDF & Email