Foto : Player//poster Pasar Tani Agroceria Kota Metro
Time7Newss.com, Kota Metro.
Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan ( DKP3 ) Kota Metro melakukan inovasi sektor pertanian dalam rangka menghubungkan Petani dan Produsen pangan dengan Customer secara langsung bertujuan menyederhanakan rantai distribusi dibidang pangan serta mendukung kemajuan UMKM.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan DKP3 Kota Metro, Hery Wiratno saat diwawancarai time7newss.com, melalui Prima selaku Sub Koordinator penyelenggara Pasar Tani Agroceria.

Sistem Informasi dan pemasaran AGROCERIA, dikatakan Prima, terintegrasi dengan digital dan non digital didukung dengan dibuatnya website https://agroceria.metrokota.go.id.
“Website tersebut didalamnya berisi data-data update pertanian kota Metro dan juga pemasaran produk-produk pelaku usaha pertanian peternakan dan perikanan serta produk-produk di UPT DKP3 Metro,” ucapnya Prima, Rabu (2/03/2022).
Dijelaskan Prima, ia menuturkan, Konsumen dapat langsung berbelanja melalui website tersebut dan langsung terkoneksi dengan Toko Tani Indonesia di Koperasi Serba Usaha Metro Sejahtera DKP3 Kota Metro.
Sementara itu, Secara non digital diselenggarakan sebuah sistem pemasaran melalui Pasar Tani Agroceria untuk mendekatkan petani kepada konsumen kota tanpa perantara dengan menjual langsung produk-produk pertaniannya langsung pada konsumen dengan harga petani.
“Hal ini, diharapkan petani dapat lebih mudah mengakses pasar dan konsumen lebih mudah mendapatkan produk segar berkualitas dengan harga bersaing,” jelas Prima.
Keunggulan Pasar Tani yang mendapat respon antusias masyarakat berkunjung yaitu dengan memiliki Konsep Fresh From Farm diusung sebagai tajuk utama Pasar Tani Agroceria.
“Dipasar Tani, Petani dipersilahkan menjual atau mempromosikan apa saja yang menjadi produknya, baik dari hasil kebun berupa sayuran dan buah-buahan segar, beras, telur, ayam, ikan maupun produk olahan hasil budidaya pertanian dan perikanan,” ujarnya.

Ditambahkannya, Prima menyampaikan,
dalam hal ini, “Produk pertanian perikanan dan hasil olahan bisa langsung diperkenalkan kepada konsumen, sehingga semakin banyak orang mengetahui produk hasil dan olahan pertanian, tentunya menjadi berkah buat petani,” jelasnya.
Pasar Tani Agroceria, selain sebagai ajang untuk pemasaran, Petani juga diharapkan mampu mengatasi fluktuasi harga yang sering terjadi ditingkat petani.
“Keberadaannya membuka akses pasar lebih luas dengan membawa langsung produk dari petani ke konsumen. Dengan demikian petani bisa memperoleh keuntungan yang lebih baik jika dijual ke pengumpul atau tengkulak, selain itu harga di konsumen juga akan lebih kompetitif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, disampaikan Prima, Pasar Tani Agroceria memberikan kesempatan secara luas kepada petani.
“Petani diharapkan mengetahui dan menganalisa sendiri untung ruginya, karena petani diberikan kesempatan yang luas menjadi aktor utama dari sektor hulu hingga hilir, tentunya ini menjadi tambahan pengalaman bagi petani,” kata Prima.
Dari Pasar Tani juga, Prima berujar, Konsumen bisa mendapatkan harga lebih murah dengan produk yang jauh lebih segar dan berkualitas karena dibawa langsung oleh petani.
“Pasar Tani diharapkan bisa berdampak dalam terbukanya peluang wirausaha dan mengasah kemampuan enterpreneurship petani/pengolah hasil pertanian serta menggiatkan perekonomian lokal, Selanjutnya diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata keluarga dan edukasi di Kota Metro mewujudkan Visi Kota Metro sebagai Kota Berpendidikan Sehat Sejahtera dan Berbudaya,” ujar Prima.

Masih dijelaskan Prima, Ia mengatakan sejak diresmikan pada tanggal 24 Desember 2021, Pasar Tani Agroceria telah terselenggara sebanyak 3 (tiga) kali.
“Sejak diresmikan pada tanggal 24 Desember 2021, pasar tani agroceria telah terselenggara sebanyak 3 (tiga) kali, yaitu pada tanggal 31 Desember 2021 bertepatan dengan momen pergantian tahun, kemudian diselenggarakan kembali pada tanggal 27-28 Januari 2022 yang diselenggarakan untuk memeriahkan lomba Senam Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bersama Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Kota Metro,” jelasnya.
Lebih lanjut, Disampaikan Prima dalam hal ini, ia menuturkan, Pasar Tani Agroceria diselenggarakan kembali pada tanggal 4 Maret 2022.
“Pasar Tani Agroceria akan diselenggarakan kembali pada tanggal 4 Maret 2022 dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB dengan penerapan protokol kesehatan,” ucapnya.
Diungkapkan Prima, dalam penyelenggaraan pasar tani agroceria terdapat juga produk-produk non pertanian yang bersifat sebagai produk pelengkap.
“Pada Pasar Tani Agroceria terdapat juga produk-produk non pertanian bersifat sebagai produk pelengkap, namun penyediaan komoditas tetap berpegang pada prinsip dan prioritas aktivitas pasar tani, yaitu menyediakan berbagai hasil pertanian, makanan tradisional berbahan lokal olahan hasil pertanian,” tuturnya.
Penyelenggaraan Pasar Tani Agroceria mendapatkan respon positif dan baik dari masyarakat dengan omzet disetiap gelaran mencapai puluhan juta rupiah, sehingga petani/pelaku usaha dalam hal ini selalu menyambut antusias setiap penyelenggaraannya.
“Dukungan dari DKP3 Kota Metro ialah dengan menyediakan tempat/ lokasi usaha dihalaman kantor DKP3 yang strategis terletak dijalan utama Kota Metro. Serta penyediaan sarana prasarana, publikasi dan promosi untuk mengefektifkan gagasan pelaksanaan inovasi ini,” ucapnya.
Selain itu, Dikatakan Prima, Dengan kekuatan 40-an pelaku usaha saat ini, menjadikannya sebagai faktor penting dalam keberlangsungan pasar tani Agroceria.
“Diperlukan komitmen dari semua pelaku usaha untuk mewujudkan pasar tani ini secara rutin dan kontinyu, penguatan kelembagaan tengah diupayakan dengan menginisiasi pembentukan paguyuban petani/pelaku usaha pasar tani agroceria. Sehingga dalam waktu mendatang pasar tani ini dapat diselenggarakan secara swadaya oleh para pelaku usaha dengan berbagai dinamikanya dalam pemantauan DKP3,” terang Prima.
Dalam hal ini, Dikatakan Prima, selain mendekatkan petani/pelaku usaha langsung kepada konsumen, Penyelenggaraan Pasar Tani Agroceria merupakan bentuk dukungan program Metro Bangga Beli Metro (MB2).
“Pasar Tani Agroceria diselenggarakan, hal ini juga untuk mendukung program Metro Bangga Beli (MB2), Selain membeli hasil produk kota Metro juga kita lebih ke produk-produk primernya yang langsung dihasilkan orang Kota Metro,” pungkas Prima.
Time7Newss.com (ADV).






