Beranda Kesehatan Kadis PPPA&KB Pesibar : Penanganan Perlindungan Perempuan dan Anak Secara Komprehensif Berkelanjutan

Kadis PPPA&KB Pesibar : Penanganan Perlindungan Perempuan dan Anak Secara Komprehensif Berkelanjutan

362
BERBAGI
Foto : Pemkab Pesisir Barat melalui Dinas PPPA & KB selenggarakan pelatihan Manajemen Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Tahun 2022.

Time7Newss.com, Pesisir Barat.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas PPPA & KB menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Tahun 2022, Hari kedua ini yang akan dilanjutkan pada hari Jum’at (21/10), bertempat di Aula Hotel Sunset Beach Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah. Rabu (19/10/2022)
Dalam laporan Ketua Pelaksana Kadis PPPA & KB,  dr.Budi Wiyono, ia menyampaikan, tujuan kegiatan pelatihan ini adalah mencegah terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan mengoptimalkan perlindungan perempuan dan anak serta meningkatkan peran tanggung jawab masing-masing stakeholder terhadap korban kekerasan perempuan dan anak yang dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan melalui penanganan manajemen kasus.
Selain itu, Budi Wiyono juga menyampaikan materi pelatihan pada hari kedua tersebut mengenai data kasus kekerasan perempuan dan anak sampai dengan akhir bulan Oktober 2022.
Manajemen kasus merupakan pendekatan yang tepat dalam merespon kompleksitas permasalahan perlindungan perempuan dan anak di indonesia saat ini. melalui manajemen kasus, penanganan permasalahan terkait perlindungan perempuan dan anak dapat dilakukan secara komperhensif dan berkelanjutan,” jelas Budi Wiyono.
Dikesempatan yang sama, Perwakilan peserta dari SMPN 22 Krui Kecamatan Lemong, Masayu Dewi, menyampaikan sangat bahagia sekali dengan diadakannya pelatihan tersebut.
Kami sebagai guru atau pendidik sangat berterimakasih mendapatkan materi baru atau ilmu baru yang mengenai kasus kasus yang ada di sekolah kami yang belum mendapatkan solusinya dan dengan acara ini kami menjadi lebih mengerti lagi dalam menangani kasus yang ada di sekolah kami terutama di SMPN 22 Krui Kecamatan Lemong,” ucap Masayu.
Lebih lanjut dikatakan Masayu, ia menaruh harapan, “Kedepannya akan kami adakan usulan untuk satgas sekolah ramah di sekalah kami SMPN 22 Krui. kesimpulan hasill dari kegiatan ini, kami akan mengutamakan bimbingan serta membina siswa yang melakukan kesalahan bukan dengan memberi hukuman kepada murid siswa ataupun memberikan vonis kepada mereka dengan kesalahan yang dilakukan siswa tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Sely Fitriayani, selaku pemateri yang juga sebagai direktur eksekutif (Lada Damar Lampung), dengan menyampaikan materi perlindungan anak dan perempuan.
Sangat penting perlindungan terhadap anak dan perempuan, Hak-hak anak yang harus dilindungi. memberikan pemahaman apa saja yang termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, hal ini penting disampaikan sebagai pondasi para guru dalam mendidik anak anak dan kesadaran serta partisipasi terlibat dalam penangan kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Pesisir Barat,” ungkap Sely
Hadir dalam acara Pelatihan tersebut, Kadis PPPA dan KB dr.Budi Wiyono, para peserta perwakilan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mewakili delapan kecamatan, para Narasumber Sely Fitriayani Direktur Eksekutif (Lada Damar Lampung, Peni Wahyudi selaku Advokat Lada Damar Lampung.
Time7Newss.com (Fery).