Foto : Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin didampingi Asisten II Yeri Ehwan saat Rakor Pengendalian Inflasi.
Time7Newss.com, Kota Metro.
Wali Kota Metro dr.H Wahdi Siradjuddin,Sp.OG (K),.MH, didampingi Asisten ll Yeri Ehwan ikuti Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah secara Zoom Meeting, di Guest House Rumah Dinas Wali Kota setempat, Senin (31/10/2022).
Dalam kesempatan tersebut Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memaparkan seputar Inflasi tahun kalender september 2022 yang tercatat sebesar 4,84%, untuk itu Pemerintah jangan lepas tangan, siagakan sederet kebijakan untuk meredam inflasi agar tidak semakin lebih buruk ke depannya.
Dikesempatan kali ini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa (Disjas) BPS, Setianto menjelaskan seputar metodologi konsep dan definisi, cakupan dan sumber data serta terkait indeks perkembangan harga Provinsi penyumbang kenaikan harga komoditas pangan diseluruh Provinsi bervariasi, dimana sampai dengan minggu ke-4 oktober, minyak goreng menjadi komoditas yang menyumbang kenaikan harga di 318 Kab/Kota.
“Untuk cluster wilayah perkembangan harga yakni 10 Kab/Kota dengan IPH (kenaikan harga tertinggi) yaitu Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Maluku, Papua, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau dan Jawa Tengah. Dalam laporan tersebut juga telah dijelaskan bahwa indeks disparitas harga antar wilayah dibagi menjadi tiga kategori yaitu paling rendah, moderat dan paling tinggi dibanding rata-rata Nasional, untuk 20 komoditas bahan pangan terpilih, ” paparnya.
Sementara itu Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, ia merasa sangat bangga karena Kota Metro masuk dalam deretan angka 10 daerah tertinggi serta 20 kota presentase realisasi belanja terbesar dalam presentase realisasi belanja APBD kota se-Indonesia tahun 2022 dengan rincian 70,20 % yang di dapat melalui data pemutakhiran laporan 51 Pemkot per 28 oktober 2022, pukul 18.00 WIB diolah oleh Ditjen Bina Keuangan 2022.
“Saya meminta peran serta Bulog dalam hal ini, agar tetap harus waspada dalam hal pangan, dan keikutsertaan program Metro Bangga Beli (MB2) supaya dapat mendukung dengan memperhatikan beberapa komoditi bahan pangan dengan mengendalikan lonjakan harga sampai dengan Nataru (natal dan tahun baru) yang akan datang, guna tetap ada keterjangkauan harga dan tidak menimbulkan inflasi, saya juga meminta bantuan TNI dan Polri untuk terus mengawal dan menindak lanjutinya, namun sebagai catatan tolong diperhatikan disesuaikan dengan karakter Kota Metro sehingga cadangan makanan bisa menstabilisasi harga,” pintanya.
Turut dihadiri oleh Perwakilan dari Kodim 0411/Km dan Polres Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, Direktur RSUD. A. Yani, dan perwakilan Kepala Bagian Pemkot Metro.
Time7Newss.com (Red).






