Foto : Kumpulan Komunitas Pedagang kreatif Bakul Batik Metro (BBM) warga kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara.
Time7Newss.com, Kota Metro.
Lurah Banjarsari mendukung Program Pemerintah Kota Metro salah satunya Program Creative hub dengan mensuport inisiatif kumpulan pedagang dan komunitas kreatif batik, Kain ecoprint dan kain sibori di Bakul Batik Metro (BBM).
Dikatakan Lurah Banjarsari Erwin Syarief, Creative hub atau pusat kreatif sebagai pokok pangkal atau yang menjadi kumpulan dalam hal-hal yang memiliki daya cipta. Dari segi fisik, creative hub tempat para pekerja dan masyarakat untuk berkarya, berkolaborasi, meningkatkan SDM serta berinteraksi.
“Creative hub atau pusat kreatif sebagai pokok pangkal suatu kumpulan yang memiliki daya cipta, Disini para pedagang berkolaborasi, berkarya, meningkatkan sumberdaya manusia dengan berinteraksi satu dan lainnya,” ucap Erwin.
Hal ini terlihat kebersamaan dan semangat komunitas kumpulan pedagang yang membekali unsur kreativitasnya saling berinteraksi pada pertemuan di Bakul Batik Metro yang merupakan Pusat kerajinan kain batik, kain ecoprint dan Kain sibori bertempat di Jalan Dewi Sartika Gang Kamboja RT.24 RW.05 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara. Jum’at (13/01/2023).

“Komunitas Pedagang berkumpul untuk menggelar kegiatan pada pasar kreatif setiap Minggu dengan berbagai rangkaian acara guna meningkatkan inovasi pada jajanan kuliner. Adapun kegiatan yang berlangsung tersebut turut bersinergi dan koordinasi dengan Keberadaan Bank Sampah bertujuan untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah sembarangan dilokasi kegiatan. Kemudian sampah yang terkumpul tersebut kita fungsikan menjadi manfaat bekerjasama dengan Bank Sampah Kelurahan, dengan sortir sampah yang bernilai ekonomis, juga harapannya untuk mengurangi beban sampah di TPAS Karangrejo,” jelas Erwin.
Selain itu, Dikatakan Lurah Banjarsari Erwin Syarief, ia mengharapkan kedepanya dari sebuah kumpulan komunitas dari gabungan pedagang di Bakul Batik Metro, bisa menghasilkan Inovasi-inovasi serta pemberdayaan dan konsep kebersamaan swadaya mengangkat potensi daya cipta masyarakat.
“Bakul Batik Metro Banjarsari filosofinya ialah wadah kreativitas dari gabungan aktivitas Pemuda, Dasawisma, TP.PKK Kelurahan, Masjid Al Wathoniyah, Canting Batik Metro, dimana hulu hilirnya berhimpun di Bakul Batik Metro (BBM),” terangnya.

Adapun kreativitas Canting Batik Metro banyak inovasi dan kreativitas seni sesuai dengan tren fashion terbaru.
“Ada recycle baju Kemeja lama menjadi warna baru dengan motif sibori yang cantik dan menarik sesuai dengan kreativitas dan tren fashion saat ini,” tutur Erwin.
Dikelurahan Banjarsari, dikatakan Erwin, ia menjelaskan terkait Creative hub Program Wali Kota Metro dan Wakil Wali Kota, pihaknya sangat mendukung program tersebut yang diimplementasikan tersebar di 22 Kelurahan.
“Memetakan potensi yang ada, kalaupun untuk dijadikan kampung batik perlu proses yang lama, namun melalui kegiatan rutin di canting batik ini bisa menjadi rujukan belajar edukasi dan pusat promosi motif batik khas Kota Metro Leluwak Tehambur khususnya di Kota Metro dan Provinsi Lampung,” ungkapnya.
Sementara itu, Sudiro selaku Ketua RT.24 RW.05, sebagai koordinator pedagang pada Kumpulan Komunitas kreatif Bakul Batik Metro di Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara, ia menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan kekompakan kumpulan pedagang kreatif kelurahan Banjarsari.
“Alhamdulillah atas kebersamaan dan kekompakan kumpulan pedagang yang tergabung dalam komunitas kreatif sudah terlihat progresivitasnya dengan semakin banyaknya pengunjung dan jumlah pedagang yang ikut bergabung pada komunitas kreatif ini,” ujarnya.
Berjalannya kegiatan ini, Disebutkan Sudiro, didorong kesungguhan dari para komunitas pedagang kreatif yang mendukung program Pemerintah salah satunya yaitu Creative hub.
“Tetap jaga kekompakan dan kebersamaan kita, dengan kegiatan yang sudah tiga kali berjalan. Hal ini menjadi peluang bersama bagi para pedagang dengan konsep kebersamaan di Komunitas Bakul Batik Metro (BBM),” pungkasnya.
Kegiatan kumpulan pedagang kreatif kelurahan Banjarsari tersebut dihadiri Lurah Banjarsari Erwin Syarief, Ketua RT.24 RW.05, Sudiro dan komunitas kreatif berjumlah 40 pedagang Bakul Batik Metro dan Kelompok-kelompok senam Banjarsari.
Time7Newss.com (Red/Enda).






