Beranda Advetorial Wali Kota Wahdi Buka Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City

Wali Kota Wahdi Buka Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City

179
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro saat memberikan sambutan dan membuka Bimtek penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City).


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wali Kota Metro, Wahdi memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win Program Unggulan tahap 1 Kota Metro, berlangsung di OR Setda Kota Metro, Senin (19/06/2023).

 

Dikesempatan ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Subehi melaporkan kegiatan fasilitas penyusun masterplan Smart City Kota Metro dengan Dirjen layanan Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Republik Indonesia tahun 2023 yang berlangsung selama dua hari.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Subehi

 

Dengan maksud dan tujuannya acara ini yaitu, memberikan gambaran dan arahan bagi Pemerintah Kota Metro dalam menunjang implementasi Metro Smart City sesuai dengan amanah Perpres 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE) dan investasi sistem informasi dapat direncanakan dengan matang sesuai dengan skala prioritas yang telah ditentukan di dalam dokumen masterplan smart city.

 

Dalam rangka mewujudkan Kota Metro sebagai kota cerdas (Smart City) serta untuk mendorong kemudahan penyelenggaraan layanan publik dan mendukung penerapan gerakan maju Kota cerdas (Smart City) dibutuhkan acuan yang menjadi pedoman berupa tahapan yang harus dilaksanakan,” ujarnya.

 

Dengan demikian tahapan itu tertuang dalam sebuah dokumen Masterplan Smart City yang di harapkan dapat mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Metro,” lanjut Subehi.

 

Di Kesempatan yang sama Wali Kota Metro Wahdi menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan bimtek ini sebagai upaya bersama untuk membangun serta mengimplementasikan gerakan menuju kota cerdas di Kota Metro.

 

Acara ini merupakan langkah kongkrit guna merumuskan rancana strategis yang holistik dan terintegrasi dalam membangun kota cerdas, karena saya percaya bahwa transformasi menuju Smart City adalah langkah penting bagi pertumbuhan dan kesejahteraan sebuah daerah,” tuturnya.

 

Wahdi juga berharap melalui bimtek masterplan Smart city di Kota Metro ini harus berbasis kearifan lokal sehingga pendekatannya tidak hanya government tapi governance.

 

Ada kelompok bisnis, ada kelompok masyarakat sehingga tidak hanya top-down tapi bottom-up, Bersinergi antara pemerintah dengan kelompok pembisnis, kalau perlu UMKM nya dikembangkan ekonominya, lingkungan hidupnya. Kita akan mendorong potensi lokal agar tumbuh otonomi setiap daerah dengan pengembangan potensi lokal tersebut,” paparnya.

 

Selain itu Wahdi juga mengingatkan bahwa, meskipun teknologi akan menjadi tulang punggung implementasi Kota Cerdas tetapi sumber daya manusia akan tetap menjadi pusat inti dari segala upaya.

 

Kita harus memastikan bahwa penerapan teknologi selalu berlandasan pada prinsip kejujuran, keadilan, keamanan, penjagaan privasi, dan etika, semua keputusan harus mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat secara keseluruhan,” ucapnya.

 

Dengan kerja keras, dedikasi dan kolaborasi yang solid, saya yakin kita akan mampu mewujudkan Kota cerdas yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, untuk itu saya mengajak semua pihak untuk dapat berperan aktif dalam mewujudkan cita-cita ini,” lanjut Wahdi.

 

ketua Tim Ahli Smart City Kementerian Kominfo RI, Prof. Lukito Edy Nugroho

 

Masih di Forum yang sama, Ketua Tim Ahli Smart City Kementerian Kominfo RI, Prof. Lukito Edy Nugroho mengatakan kegiatan ini akan berlangsung bertahap dan berkelanjutan selama 4 tahap selama 4 bulan dengan harapan Kota Metro Smart city bisa terealisasi sesuai dengan amanah Perpres 95 tahun 2018.

 

Ia juga menjelaskan terdapat beberapa kategori dalam smart city yakni smart ekonomi, smart government, smart people, smart lingkungan, smart society dan smart living dimana hidup memanfaatkan teknologi.

 

Ini menjadi sebuah kebutuhan. Sebenarnya kondisi pandemi covid kemarin memaksakan kita bahwa yang dulunya kita tidak pernah membayangkan bahwa kita rapat dan melakukan pertemuan secara online. Asumsinya bahwa dalam sistem pemerintahan mengembangkan ekonomi, lingkungan, kehidupan, pemerintahan dan pelayanan akan lebih mudah jika berinovasi memanfaatkan teknologi,” jelasnya.

 

Acara ini selain di hadiri oleh Prof. Lukito Edy Nugroho sebagai Ketua Tim Ahli Smart City Kementerian Kominfo RI beserta tim rombongan, juga dihadiri oleh Asisten II Sekda Kota Metro, para kepala OPD Kota Metro, para Camat dan Lurah se-Kota Metro.

 

Time7Newss.com (ADV).

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email