Beranda Advetorial Wali Kota Bambang Apresiasi Lomba FTBI, Bahasa IBU Identitas Budaya dan Jati...

Wali Kota Bambang Apresiasi Lomba FTBI, Bahasa IBU Identitas Budaya dan Jati Diri Bangsa

214
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso saat menghadiri kegiatan pentas festival Tunas bahasa Ibu (FTBI).


Time7Newss.com, Kota Metro.
Wali Kota Metro H.Bambang Iman Santoso menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antar elemen masyarakat, dalam rangka melahirkan generasi yang berkualitas.
Hal ini disampaikan Wali Kota Bambang saat memberikan sambutan pada pembukaan Pentas Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SD/MI dan SMP/MTS Tahun 2025, bertempat di LEC Kartika Metro, Senin (08/09/2025)
Atas nama Pemerintah Kota Metro, saya dan seluruh jajaran mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi penghargaan yang setinggi-tingginya seluruh panitia pelaksana, serta semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Wali Kota Bambang menuturkan kegiatan yang kita buka hari ini memiliki makna yang sangat strategis.
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) adalah bagian dari gerakan pelestarian bahasa dan budaya daerah, yang saat ini menghadapi tantangan serius di era digital dan globalisasi.Bahasa ibu adalah identitas budaya dan jati diri bangsa,” ungkapnya.
Masih dikatakan Wali Kota Metro, Ketika anak-anak belajar dan menggunakan bahasa daerah secara aktif baik dalam bentuk puisi, cerpen, drama, pantun, maupun cerita rakyat, mereka sesungguhnya sedang menanamkan akar budaya dalam
jiwanya.

 

Foto : Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso saat menghadiri kegiatan pentas festival Tunas bahasa Ibu (FTBI).
Hanya bangsa yang memiliki akar budaya yang kuat, yang mampu tumbuh menjadi bangsa yang besar dan bermartabat,” jelasnya.
Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan bagian penting dari pembentukan karakter
bangsa.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan akhlak mulia, nilai-nilai keislaman, serta etos belajar yang sehat sejak usia dini,” ungkap Wali Kota Metro.
Lebih lanjut, dikatakan Wali Kota Bambang, Anak-anak tidak hanya belajar untuk pintar secara akademik, tetapi juga beriman, bertakwa, jujur, disiplin, dan toleran karakter-karakter luhur yang sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.
Pendidikan adalah pilar utama pembangunan daerah. Dalam visi Kota
Metro sebagai “Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya Yang Religius“, kami meyakini bahwa investasi terbesar
yang dapat kita lakukan adalah membangun sumber daya
manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter,” tuturnya.
Dengan kegiatan tersebut, anak-anak didorong untuk tampil, berani berekspresi, dan percaya diri, dilatih untuk berkompetisi secara sehat, menghargai proses, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ini semua adalah modal penting dalam membangun generasi muda yang tangguh, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman. kepada seluruh pemangku kepentingan baik guru, orang tua, tokoh masyarakat, dan dunia usaha untuk terus mendukung program pendidikan berbasis karakter, budaya, dan agama,” paparnya.
Wali Kota mengatakan anak-anak adalah duta budaya dan duta agama, tunas harapan bangsa, tidak masalah siapa yang nanti keluar sebagai juara. Yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi.
Ingatlah selalu bahwa belajar adalah proses seumur hidup. Maka manfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan, dan menumbuhkan semangat mencintai bahasa ibu dan ajaran agama,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota Bambang mengucapkan terimakasih kepada para guru dan pembina atas dedikasinya.
Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Deddy Hasmara menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Kota Metro.
Dalam laporannya Kadis melaporkan peserta FTBI SD berjumlah 331, FTBI SMP berjumlah 186 peserta. Jumlah peserta PAI SD 375, Jumlah peserta PAI SMP 205 sehingga seluruh peserta 1.097 peserta.
Langkah konkrit yang pertama adalah pembiasaan penggunaan bahasa pada anak anak, dengan pentas ini manjadi langkah awal untuk memancing penggunaan bahasa” tutup Deddy.
Hadir pada kegiatan tersebut, Forkopimda Kota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro, Para Staf Ahli Wali Kota Metro, Para Asisten Sekda Kota Metro, Kepala OPD, Kepala Kementerian Agama Kota Metro, Ketua Dewan Pendidikan Kota Metro, Kepala SD/ MI sederajat Negeri dan Swasta Kota Metro, Kepala SMP/ MTs sederajat Negeri dan Swasta Kota
Metro dan anak-anak peserta lomba.

 

Time7Newss.com (ADV)