Foto : Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, Ketua DPRD , Kepala Kejaksaan Metro, Forkopimda saat kegiatan tanam padi serentak mitra Adhyaksa.
Time7Newss.com, Kota Metro.
Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso mengatakan sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis, bukan hanya sebagai penyedia bahan pangan, tetapi juga sebagai penopang ketahanan ekonomi masyarakat, pencipta lapangan kerja, serta instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. Karena itu, perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pembangunan pertanian menjadi hal yang sangat penting dan terus kita tingkatkan.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Metro H. Bambang saat menghadiri dan memberikan sambutan pada kegiatan Tanam Padi Serentak Petani Mitra Adhyaksa Kota Metro bertempat di Kelompok Tani Lestari Jaya Sumbersari Kelurahan Sumbersari Kecamatan Metro Selatan, Selasa (04/11/2025).
”Atas Nama Pemerintah Kota Metro, saya mengucapkan selamat datang kepada Bpk. Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si, (Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia) di Kota Metro Bumi Sai Wawai. Semoga dengan kehadiran beliau, sektor pangan dan hortikultura semakin maju, mandiri, serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, termasuk di Provinsi Lampung dan Kota Metro yang kita cintai, ” jelas Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota Bambang juga menyampaikan Pemerintah Kota Metro memiliki komitmen kuat dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Meskipun berstatus sebagai kota, Metro tetap memiliki potensi pertanian yang signifikan dengan luas lahan sawah mencapai 2.588,89 hektar.
”Potensi ini merupakan aset penting yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. Dalam mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Metro bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Kota Metro melalui Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA),” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota berujar Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) merupakan wujud nyata sinergi antara penegakan hukum dan pemberdayaan masyarakat, khususnya petani.
”Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan ketahanan pangan, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum di tingkat desa dan kelurahan. Kehadiran program ini membuktikan bahwa peran kejaksaan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga edukatif dan preventif dalam membangun masyarakat yang sadar hukum, mandiri dan sejahtera, ” tutur Wali Kota.
Petani Mitra Adhyaksa di Kota Metro tersebar di Kecamatan Metro Selatan, Metro Timur dan Metro Utara, dengan total 35 kelompok tani yang beranggotakan 1.426 petani.
”Hari ini, kita melaksanakan tanam padi di salah satu kelompok tani binaan, yaitu Kelompok Tani Lestari Jaya Sumbersari, Kelurahan Sumbersari Kecamatan Metro Selatan. Program ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkokoh stabilitas sosial-ekonomi daerah, ” ucap Wali Kota.
Diakhir sambutannya, Wali Kota mengajak melalui kegiatan tanam padi tersebut dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama menuju Kota Metro yang produktif, tangguh dan mandiri pangan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M.. Mengatakan Kota Metro mempunyai potensi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
”Metro sangat beragam tidak hanya sebagai kota juga punya sumberdaya alam yang cukup besar termasuk di bidang pertanian, ” ucapnya.
Selain itu, Kajati Lampung juga mengapresiasi Wali Kota Metro, Forkopimda Metro dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
”Kami juga konsen dalam mewujudkan ketahanan pangan, negara ini diurus oleh satu kepemimpinan yang terpusat yaitu presiden dan beliau mempunyai cita-cita harapan rakyatnya makan cukup semua yaitu swasembada pangan, ” tegasnya.
Masih disampaikan Kajati, secara otomatis kita tegak lurus dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
”Kejaksaan mendampingi disektor pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, ” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota, Wakil Wali Kota Metro, Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung; beserta jajaran, Ketua DPRD Kota Metro, Kajari Metro beserta jajaran Anggota Forkopimda Kota Metro.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kepala BRMP Provinsi Lampung, Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung, Kepala Kanwil PT. BRI (Persero) Lampung, General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung, Staf Ahli Wali Kota Bid. Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Metro, Kadis KP3 Kota Metro, Kadis PUTR Kota Metro; Kadis LH Kota Metro, Kepala Instansi Vertikal Se-Kota Metro, Pimpinan Perbankan Se-Kota Metro, Camat dan Lurah Se-Kota Metro, Ketua Gapoktan, Kelompok Tani, dan Para Petani.
Time7Newss.com (ADV).




