Foto : Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Kadis Sosial Ac Yulwati, Kadis PPPAPPKB Subehi bersama dua mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Lampung.
Time7Newss.com, Kota Metro.
Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga para mahasiswi tersebut, hadirnya Pemerintah Kota Metro tidak hanya sebagai penyelenggara pemerintahan tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab kemanusiaan.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Bambang saat menerima audiensi dua mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Lampung yang sedang menempuh pendidikan di Kota Metro, di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Selasa (06/01/2026).
Adapun kedua mahasiswi tersebut merupakan mahasiswa asal Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang keluarganya terdampak bencana alam di daerah asal, sehingga memerlukan perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak.
“Musibah bencana alam ini merupakan ujian berat bagi keluarga kedua ananda. Pemerintah Kota Metro turut merasakan duka yang sama dan berupaya hadir memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil,” ujar Wali Kota Metro.

Lebih lanjut sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota Metro juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan kebutuhan dasar yang diharapkan dapat membantu meringankan beban yang dihadapi para mahasiswi dan keluarganya.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Metro juga menyalurkan bantuan tunai sebagai bentuk perhatian dan solidaritas terhadap korban bencana alam dengan harapan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan mendesak, terutama dalam situasi pascabencana yang masih membutuhkan penanganan.
“Kami ingin memastikan adik-adik kita tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan baik tanpa terbebani secara berlebihan oleh kondisi yang dialami keluarga di daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan bahwa Kota Metro sebagai kota pendidikan berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, peduli, dan inklusif bagi seluruh mahasiswa.
“Harapannya bantuan yang diterima, dapat menjadi penguat semangat bagi para mahasiswi agar tetap tabah, fokus belajar, dan tidak kehilangan harapan di tengah situasi sulit yang dihadapi, “tuturnya.






