Beranda Advetorial Pemkot Metro Berhasil Dorong Perbaikan Jalan Pattimura, Pembangunan Resmi Dimulai

Pemkot Metro Berhasil Dorong Perbaikan Jalan Pattimura, Pembangunan Resmi Dimulai

77
BERBAGI

Foto : Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela bersama Wali Kota Bambang saat ground breaking pembangunan jalan Pattimura Metro.


Time7Newss.com, Kota Metro.
Pemerintah Provinsi Lampung mulai merealisasikan pembangunan ruas Jalan Pattimura di Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Senin (11/5/2026). Proyek senilai Rp9,3 miliar tersebut ditandai dengan ground breaking yang dilakukan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.
Perbaikan jalan provinsi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Metro. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyebut dimulainya proyek tersebut sebagai hasil koordinasi dan komunikasi yang terus dibangun antara pemerintah kota dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

 

Foto : Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela bersama Wali Kota Bambang saat ground breaking pembangunan jalan Pattimura Metro.
Jalan Pattimura ini memang sudah cukup lama mengalami kerusakan. Masyarakat tentu tidak melihat apakah ini kewenangan provinsi atau kota, yang penting jalannya baik dan nyaman dilalui. Karena itu kami terus membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi agar penanganannya bisa segera direalisasikan,” kata Bambang.
Ia berharap pembangunan tahap awal tersebut dapat menjadi solusi terhadap persoalan infrastruktur di jalur penghubung strategis Metro-Lampung Tengah yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan cukup tinggi setiap harinya.

 

Foto : Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela bersama Wali Kota Bambang saat ground breaking pembangunan jalan Pattimura Metro.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengatakan ruas Jalan Pattimura menjadi salah satu prioritas pembangunan karena kondisinya yang rusak di sejumlah titik dan banyak dikeluhkan masyarakat.
Hari ini kita mulai pembangunan ruas Pattimura yang merupakan jalan provinsi di Kota Metro. Ini menjadi salah satu prioritas karena kepadatan kendaraan di ruas ini cukup tinggi,” ujarnya.
Menurut Jihan, total panjang Jalan Pattimura mencapai sekitar 3,5 kilometer. Namun pada tahap awal, perbaikan difokuskan pada ruas sepanjang 1.176 meter dengan menggunakan konstruksi rigid pavement atau beton agar lebih kuat dan tahan lama.
Ia menambahkan, meski tingkat kemantapan jalan provinsi di Kota Metro telah berada di atas 90 persen, Pemerintah Provinsi Lampung tetap memprioritaskan perbaikan ruas Pattimura karena menjadi jalur vital masyarakat.
Proyek preservasi Jalan Pattimura dikerjakan oleh CV Putra Gupit Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp9,355 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Lampung. Masa pekerjaan ditargetkan selesai dalam 180 hari kalender.
Pekerjaan mencakup penyiapan badan jalan, pemasangan base A, lean concrete hingga rigid pavement lengkap dengan pengujian kualitas konstruksi. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan tingkat kemantapan ruas Jalan Pattimura meningkat dari 66,82 persen menjadi 85,30 persen setelah proyek rampung.
Jihan juga mengingatkan pihak pelaksana agar menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak serta mendorong percepatan penyelesaian proyek.
Nilai kontrak Rp9,3 miliar, maka kualitas pekerjaannya juga harus benar-benar sesuai standar. Jangan sampai pengerjaan rigid beton dilakukan di bawah spesifikasi yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, telah meninjau langsung kondisi Jalan Pattimura pada bulan Februari Tahun 2026 lalu dan memastikan ruas tersebut akan diperbaiki menggunakan konstruksi rigid beton agar lebih awet dan mampu menopang tingginya aktivitas kendaraan.

 

Time7Newss.com (red)