Foto : Sekda Kota Metro pimpin rapat koordinasi penataan ulang pelaksanaan Car Free Day (CFD)
Time7Newss.com, Kota Metro.
Pemerintah Kota Metro mulai melakukan penataan ulang pelaksanaan Car Free Day (CFD) sebagai upaya menciptakan kawasan publik yang lebih aman, tertib, nyaman, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah mewakili Wali Kota Metro.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Metro, serta masukan dari Wakil Wali Kota terkait kondisi pelaksanaan CFD sebelumnya yang dinilai masih memerlukan pembenahan, khususnya dalam aspek keselamatan, ketertiban lalu lintas, pengelolaan parkir, dan penataan pedagang UMKM. Pemerintah menargetkan hasil penataan dapat mulai diterapkan pada pelaksanaan CFD hari Minggu mendatang.
Selama ini, kegiatan Car Free Day di Kota Metro berlangsung setiap bulan pada hari Minggu pertama pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Namun, pengelolaan resmi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) hanya dilakukan pada minggu pertama setiap bulan, sehingga pada pekan-pekan berikutnya pengaturan kawasan belum berjalan optimal. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem pengelolaan yang lebih konsisten setiap pekan.
Dalam skema baru, Pemerintah Kota Metro akan menerapkan zonasi yang lebih jelas antara area aktivitas masyarakat, kawasan pedagang UMKM, serta lokasi parkir kendaraan. Penataan ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.
Salah satu kebijakan utama adalah mensterilkan kawasan Taman Merdeka beserta jalur lambatnya dari parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Sebagai penggantinya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kantong parkir terpusat di beberapa lokasi strategis, di antaranya Wisma Haji, Sumur Bandung, Gedung Sesat, kawasan Shopping, Perpustakaan Daerah, Wedana, hingga area Jalan Seminung di seberang rumah sakit.
Selain menciptakan tata ruang yang lebih rapi, sistem parkir terpusat tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan retribusi daerah. Pemerintah juga menyiapkan mekanisme buka-tutup jalur untuk memastikan kendaraan darurat, seperti ambulans, tetap memiliki akses yang cepat apabila terjadi keadaan mendesak.
Penataan juga menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah akan menertibkan pedagang yang selama ini berjualan di trotoar maupun di sepanjang kawasan hingga depan rumah dinas Wakil Wali Kota. Seluruh aktivitas perdagangan nantinya akan dipusatkan dalam satu zona khusus di kawasan Jalan Seminung sehingga lebih tertata dan mudah diakses masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Metro menegaskan bahwa penataan ulang CFD bukan bertujuan membatasi aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha, melainkan menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengunjung.
Menurutnya, dengan masyarakat mulai terbiasa menggunakan kantong parkir yang telah disediakan serta beraktivitas sesuai zonasi yang ditetapkan, pelaksanaan Car Free Day akan berlangsung lebih teratur dari waktu ke waktu.
Pemerintah optimistis penataan tersebut akan meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM. Kawasan CFD yang lebih tertib juga diyakini mampu menjadi wajah baru Kota Metro sebagai ruang publik yang ramah bagi masyarakat.
Selain mendukung aktivitas ekonomi, penataan kawasan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Metro dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kualitas tata ruang perkotaan. Upaya tersebut sekaligus mendukung peningkatan kualitas lingkungan yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian penghargaan Adipura.
Melalui langkah penataan yang terintegrasi, Pemerintah Kota Metro berharap Car Free Day tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan UMKM, peningkatan pelayanan publik, serta cerminan wajah kota yang aman, bersih, dan berkelanjutan.
Usai rapat koordinasi, Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait langsung meninjau kawasan yang menjadi lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD). Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan, mulai dari titik parkir, lokasi aktivitas masyarakat, area pedagang UMKM, hingga akses lalu lintas yang akan menjadi fokus penataan. Hasil peninjauan tersebut menjadi dasar dalam penyempurnaan skema penataan agar pelaksanaannya lebih efektif saat diterapkan pada Car Free Day pekan mendatang.
Time7Newss.com (Red).






