Beranda Kota Metro Wakil Wali Kota Qomaru Ikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-26

Wakil Wali Kota Qomaru Ikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-26

273
BERBAGI

Foto : Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman bersama Forkopimda Kota Metro saat menghadiri Hari Otonomi Daerah Ke-26 secara Video Conference.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wakil Presiden dan Menteri Dalam Negeri RI, memperingati Hari Otonomi Daerah ke-26  melalui video conference,  Peringatan HOD tersebut diikuti Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman beserta Unsur Forkopimda Kota Metro,  bertempat di Guest House Rumah Dinas Wali Kota Metro, Senin (25/04/2022).

 

 

Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, yang di Wakilkan oleh Sekretaris Jendral Menteri Dalam Negeri, Suhajar Diantoro, menjelaskan Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVI Tahun 2021 bertemakan “Dengan Semangat Otonomi Daerah Kita Wujudkan ASN yang Proaktif dan BerAKHLAK dengan Membangun Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045”.

 

Sekretaris Jendral Menteri Dalam Negeri, Suhajar Diantoro

 

Secara filosofis tujuan dilaksanakannya otonomi daerah dengan mendelegasikan sebagian kewenangan, sebagian urusan pemerintahan sejatinya untuk menjadikan mandiri daerah secara fisikal, dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengacu percepatan pembangunan,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Suhajar Diantoro mengatakan, Setelah 26 tahun berlalu otonomi daerah telah memberikan dampak positif yang dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan, yang ditandai dengan meningkatnya angka indeks pembangunan manusia, bertambahnya (PAD), dan kemampuan fiskal daerah.

 

Namun data menunjukan filosofis dari tujuan otonomi daerah belum sepenuhnya mencapai hasil yang diharapkan. Berdasarkan data dari Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri selama kurun waktu tersebut, terdapat beberapa daerah yang memiliki PAD di bawah 20%, dan menggantungkan keuangannya pada pemerintah pusat melalui (TKDD) Transfer ke Daerah dan Dana Desa. Hal ini tentunya menjadi sangat ironis,”  ucapnya.

 

Disampaikan Suhajar Diantoro, Otonomi Daerah adalah elemen yang penting untuk pembentukan Negara dan Bangsa. Peringatan ini diharapakan dapat menjadi momentum untuk mengingat komitmen bersama untuk membangun Pemerintah Daerah yang bersih, transparan dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

Sistem Pemerintahan yang tepat dapat menjadi elemen yang sangat menentukan untuk menaikan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang unggul yang nantinya dapat menciptakan negara yang sejahtera. Diharapkan otonomi daerah terus dilanjutkan, Kepala Daerah dapat berinovasi dalam memajukan potensi daerahnya,” ungkapnya.

 

Diakhir acara tersebut diisi dengan Launching Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (SI LPPD) Versi 1.1 dan Konsultasi Virtual (Kovi) Otda.

 

Time7Newss.com (Red).