Beranda Advetorial Bangkitkan UMKM, DPMPTSP Kota Metro Kolaborasi bersama PBJ dan Bank BNI

Bangkitkan UMKM, DPMPTSP Kota Metro Kolaborasi bersama PBJ dan Bank BNI

269
BERBAGI

Foto : Sosialisasi strategi market UMKM, e-Katalog Lokal digital sistem Bagian PBJ Pemkot Metro berkolaborasi bersama DPMPTSP dan Bank BNI.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Metro berkolaborasi bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkot Metro dan Bank BNI mengadakan sosialisasi strategi marketing kepada para pelaku UMKM bertempat di Rumah Informasi Sejarah RIS Kota Metro, Jum’at (19/08/2022)

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam perizinan serta pendampingan pembuatan NIB kepada para pelaku usaha.

 

Sosialisasi strategi market UMKM E-katalog lokal digital sistem Bagian Pengadaan Barang dan Jasa PBJ Pemkot Metro bersama DPMPTSP Kota Metro dan Bank BNI Metro

 

Hal ini dikatakan Kepala DPMPTSP Kota Metro, Deni Sanjaya saat diwawancarai time7newss.com, ia mengatakan kegiatan tersebut memberikan kemudahan perizinan di Kota Metro.

Kegiatan ini menjadi embrio dan awal terintegrasinya memberikan kemudahan UMKM setelah mendapat NIB, melalui program PBJ Pemkot Metro yang secara langsung bisa daftar pada e-katalog lokal digital sistem,” jelasnya.

 

Kepala DPMPTSP Kota Metro, Deni Sanjaya

 

Nantinya Pemerintah Kota Metro dalam hal pengadaan barang, konsumsi dan lain sebagainya untuk keperluan pemerintah daerah dapat mengakomodir dan belanja produk-produk asli UMKM Kota Metro,” kata Deni.

 

Selain itu, dikatakan Deni Sanjaya, diselenggarakan sosialisasi strategi market UMKM menjadi bagian bagaimana mencintai produk dan menumbuhkan roda ekonomi khususnya UMKM di Kota Metro.

Kegiatan hari ini perdana dilaksanakan, dimana diinisiasi oleh komunitas UMKM bersama Rumah Informasi Sejarah (RIS) Kota Metro, diluar dari program SILAHTURAHMI DPMPTSP di 22 kelurahan 5 kecamatan, tentunya kami sangat mengapresiasi langkah-langkah inisiasi RIS dimana DPMPTSP dapat berkolaborasi bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkot Metro dan Bank BNI Metro,” ungkapnya.

 

Sosialisasi Strategi market UMKM E-katalog lokal digital sistem PBJ Pemkot Metro dan DPMPTSP, Bank BNI Metro

 

Masih disampaikan Deni, Kegiatan tersebut bukan hanya mengurus izin namun lebih memberikan akses kemudahan dan membangkitkan daya saing UMKM Kota Metro.

Hari ini tidak hanya sekedar mengurus izin saja, lebih dari itu untuk memberikan kemudahan UMKM dalam hal strategi marketingnya, bahkan apabila UMKM tersebut memenuhi persyaratan bisa langsung mengajukan KUR BNI,” jelas Deni.

 

Deni menyampaikan, pihaknya terus memaksimalkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal perizinan dan pendampingan NIB.

Kami terus memaksimalkan dan memberikan pelayanan terbaik dalam hal perizinan dan pendampingan NIB serta pendampingan izin-izin lainnya kepada masyarakat, kegiatan hari ini sangat baik dikarenakan bukan hanya mengurus izin. pada saat kita berkolaborasi bersama semua pihak, hulu hilir nya dapat tersinkronisasi mulai dari perizinan, marketnya, sampai dengan pendanaan modal usaha buat teman-teman UMKM sudah ada solusinya, hal ini sesuai dengan tujuan Presiden RI Jokowi untuk kedepannya memberikan kemudahan berusaha dan meningkatkan UMKM naik kelas,” ujar Deni.

 

Sosialisasi strategi market UMKM E-katalog lokal digital sistem

 

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pada Sekretariat Daerah Kota Metro, Sri Mulyani ditempat yang sama saat diwawancarai time7newss.com usai pelaksanaan kegiatan tersebut, ia mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka mendukung dan menjalankan instruksi Pemerintah pusat dimana setiap daerah ditargetkan seribu (1.000) penayangan e-katalog lokal.

 

Hal tersebut bertujuan untuk mengangkat UMKM usaha kecil naik kelas masuk dalam digital sistem, itu yang diharapkan pemerintah pusat,” ujarnya.

 

Kabag PBJ Pemkot Metro, Sri Mulyani

 

Dikatakan Sri Mulyani, Ia menjelaskan sangat mudah syarat bagi usaha kecil UMKM bisa masuk dalam daftar e-katalog lokal digital sistem.

 

Usaha kecil menengah UMKM bisa masuk ke e-katalog lokal digital sistem syaratnya hanya KTP, NPWP, NIB dan email aktif berikut dengan surat pernyataan hanya dua langkah saja dalam pengajuannya, dimana sebelumnya ada 8 langkah pengajuan seperti yang ditetapkan KPP sebelumnya, hari ini lebih mudah untuk UMKM tergerak segera masuk e-katalog sistem digital, agar terangkat ada kenaikan usaha kecil seperti UMKM,” jelasnya.

 

Dalam hal ini diungkapkan Kabag PBJ Pemkot Metro, Sri Mulyani, fasilitas pelayanan yang mudah dan gratis tentunya dengan program e-katalog sistem digital tersebut.

Pelayanan kita pastinya tidak berbayar atau gratis. selama dia tayang itu tidak dikenai biaya kecuali sudah ada transaksi, kewajibannya ialah pajak, selain itu juga untuk menghindari monopoli hal ini tergantung dari strategi marketing pelaku UMKM itu sendiri,” ucapnya.

 

Menurutnya, pada saat ini diperlukan strategi marketing yang baik bagi pelaku UMKM dalam pemasarannya, dimana dapat bersaing dengan produk-produk lain melalui sistem penjualan online.

Strategi marketing sangat diperlukan bagi pelaku usaha kecil menengah atau UMKM, apabila membuka toko online kita tidak memiliki strategi pemasaran yang baik pada akhirnya akan kalah bersaing apalagi seperti online. Dari itu semakin banyak UMKM Metro yang masuk dalam e-katalog lokal semakin besar daya saingnya,” tuturnya.

 

Lebih lanjut dikatakan Sri Mulyani, sesuai Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia kepada setiap daerah agar konsen pada sektor UMKM.

Kegiatan ini sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia saat pidato Kenegaraan tanggal 16 Agustus 2022, dimana pemerintah daerah dapat lebih konsen miliki terobosan dan inovasi dalam mengangkat sektor UMKM,” tutupnya.

 

Time7Newss.com (Red/ADV).