Beranda Advetorial Pemkot Metro Rakor Lintas Sektor Prediksi Fenomena El Nino

Pemkot Metro Rakor Lintas Sektor Prediksi Fenomena El Nino

129
BERBAGI

Foto : Pj. Sekda Kota Metro Kusbani saat rakor lintas sektor menghadapi fenomena El Nino 2026.


Time7Newss.com, Kota Metro.
Pemerintah Kota Metro bergerak cepat menghadapi ancaman fenomena El Nino 2026 yang diprediksi berlangsung lebih panjang dan ekstrem. Melalui kegiatan koordinasi lintas sektor yang digelar di OR Setda, Kamis (30/04/2026), berbagai langkah strategis disiapkan guna meminimalkan dampak di sejumlah sektor vital.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Bandar Lampung yang memaparkan potensi perubahan cuaca serta dampaknya bagi wilayah Kota Metro. El Nino tahun 2026 diperkirakan membawa konsekuensi serius terhadap sektor pertanian, kesehatan, lingkungan hidup hingga stabilitas ekonomi daerah.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat.

 

Foto : Pj. Sekda Kota Metro Kusbani saat rakor lintas sektor menghadapi fenomena El Nino 2026.
“Di sektor pertanian, masyarakat kami imbau menyesuaikan pola tanam, khususnya pada musim tanam kedua 2026, dengan memilih komoditas tahan panas seperti kacang-kacangan dan kedelai,” ujarnya.
Tak hanya itu, Pemkot Metro juga akan memperkuat infrastruktur pendukung, mulai dari pembangunan sumur bor, embung, hingga optimalisasi sistem irigasi untuk menjaga ketersediaan air selama musim kemarau.
Kusbani juga menyoroti pentingnya kesadaran lingkungan masyarakat. Ia mengajak warga untuk mengelola sampah secara bijak, termasuk mengolah sampah organik menjadi kompos guna menekan risiko kebakaran lahan. Selain itu, koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait akan terus ditingkatkan.
Di sisi lain, peran informasi publik turut diperkuat. Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik diminta aktif menyampaikan perkembangan terkini serta edukasi kepada masyarakat terkait fenomena El Nino.

 

Foto : Rakor lintas sektor menghadapi fenomena El Nino 2026.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Provinsi Lampung, Rudi Harianto, menjelaskan bahwa istilah “El Nino Godzilla” bukanlah istilah resmi BMKG, melainkan hanya ungkapan untuk menggambarkan potensi El Nino yang kuat.
Berdasarkan data BMKG, fenomena ini diprediksi mulai terjadi pada Mei hingga Juli 2026 dengan intensitas maksimum kategori moderat, dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.
“Musim kemarau di Provinsi Lampung diperkirakan berlangsung hingga 21 dasarian atau sekitar tujuh bulan. Puncaknya terjadi pada Juli hingga September, meski awal kemarau bisa berbeda-beda di tiap wilayah, mulai dari Mei hingga Juli,” jelasnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih yang cenderung menurun selama musim kemarau. Petani, khususnya di lahan tadah hujan, diminta mengantisipasi potensi gagal panen dengan menanam tanaman yang membutuhkan sedikit air.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan terbuka atau melakukan pengawasan ketat jika terpaksa dilakukan, guna mencegah kebakaran yang lebih luas.
Dari sisi suhu, kondisi normal di Provinsi Lampung berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius, namun saat puncak kemarau suhu dapat meningkat hingga 34 derajat Celsius.
Meski demikian, untuk wilayah Kota Metro, dampak kekeringan diperkirakan tidak terlalu signifikan karena ketersediaan air irigasi masih relatif mencukupi, sehingga risiko krisis air tergolong rendah.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Metro telah mengambil langkah antisipatif dengan membentuk tim Emergency Medical Team (EMT) yang terdiri dari tenaga medis terlatih. Tim ini disiapkan untuk menangani potensi peningkatan kasus penyakit akibat dampak El Nino seperti ISPA, diare, dehidrasi, hingga demam berdarah.
Dengan sinergi lintas sektor dan kesiapan sejak dini, Pemerintah Kota Metro optimistis mampu menghadapi tantangan El Nino 2026 serta menjaga stabilitas kehidupan masyarakat di tengah ancaman kemarau panjang.

 

Time7Newss.com (ADV).