Beranda Kesehatan Wali Kota Wahdi Keynote speaker Talkshow Screening HB

Wali Kota Wahdi Keynote speaker Talkshow Screening HB

221
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro Wahdi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti, Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi saat acara Talk show Screening HB pada Remaja Putri Siswa SMA/SMK se-Kota Metro.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wali Kota Metro dr.Wahdi,Sp.OG (K),.MH, membuka sekaligus menjadi Keynote Speaker (Pemateri) Talkshow Screening HB pada Remaja Putri Siswa SMA/SMK se-Kota Metro. Acara tersebut terselenggara dalam rangkaian Peringatan ke-58 Hari Kesehatan Nasional (HKN) Kota Metro, berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah 3 Metro, Selasa (15/11/2022).

 

Diketahui, Dalam memeriahkan peringatan ke-58 Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2022, Dinas Kesehatan Metro menggelar Talkshow dengan tema ‘Screening HB Wujudkan Remaja Sehat Cegah Anemia dan Stunting’. Selain itu juga serta Bakti Sosial seperti, pemeriksaan HB pada remaja putri SMA/SMK se-Kota Metro oleh Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) DPC Metro dan donor darah oleh PMI Metro.

 

Dikesempatan ini, Wali Kota Metro Wahdi membuka kegiatan Talkshow Screening HB pada Remaja Putri, ia mengatakan anemia dan stunting pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia.

 

Anak yang stunting bukan berarti anak lebih pendek dari pada anak seusianya. Akan tetapi anak yang stunting mengalami perkembangan otak yang juga terhambat. Pada akhirnya mereka cenderung tidak dapat mengejar pelajaran sekolahnya yang terdampak pada masa depan dan generasi berikutnya. Sebagai calon orang tua dan agent of change (agen perubahan) remaja memiliki peran yang krusial dalam pencegahan stunting,” jelasnya.

 

Talkshow Screening HB pada Remaja Putri Siswa SMA/SMK se-Kota Metro rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 tahun 2022

 

Selain itu, Untuk prevalensi anemia di kalangan remaja putri di Indonesia ternyata masih cukup tinggi. Anemia atau kekurangan sel darah merah pada remaja akan menyebabkan timbulnya masalah kesehatan, seperti penyakit tidak menular produktivitas dan prestasi menurun termasuk masalah kesuburan.

 

Dalam upaya menurunkan angka stunting dan pencegahan anemia pada remaja, Pemerintah Kota Metro memiliki inovasi jaringan masyarakat peduli anak, ibu. Dimana salah satunya, tak hanya ibu hamil dan balita saja yang diperhatikan, melainkan juga remaja hingga dewasa turut menjadi sasaran program pencegahan stunting (pilar kelima remaja 8000 HPK kesehatan reproduksi dan KB),” ujarnya.

 

Lebih lanjut, upaya Pemerintah dalam pencegahan anemia pada remaja diantaranya adalah melakukan screening HB pada remaja putri pemberian tablet tambah darah, serta edukasi tentang kesehatan reproduksi pada remaja.

 

Semoga dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja dalam upaya pencegahan anemia kesehatan reproduksi dan pentingnya melakukan pemeriksaan HB secara rutin dan berkala,” tutupnya.

 

Time7Newss.com (Red).