Beranda Advetorial Wali Kota Wahdi Jadi Narasumber Pertemuan Ilmiah Tahunan PIT HOGSI

Wali Kota Wahdi Jadi Narasumber Pertemuan Ilmiah Tahunan PIT HOGSI

243
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro dr.H Wahdi,Sp.OG (K),.MH saat acara Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT HOGSI ) Ke-XV Tahun 2023.


Time7Newss.com, Bandar Lampung.

Wali Kota Metro dr.H.Wahdi,Sp.OG (K),.MH menghadiri acara pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri & Ginekologi Sosial Indonesia (PIT HOGSI) Ke-XV Tahun 2023, bertempat di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Senin (16/10/2023).

Acara tersebut mengusung tema Profesionalisme Dokter Obginsos dalam Menghadapi Tantangan Kesehatan Reproduksi di Indonesia dan kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari tanggal 16 Oktober sampai 18 Oktober mendatang.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan apresiasi dan membuka penyelenggaraan pertemuan ilmiah ini, guna menetapkan peran HOGSI dalam pembangunan.

Saya berterimakasih, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi dengan diadakannya pertemuan ilmiah ini, karena semakin memantapkan peran dan posisi HOGSI dalam proses pembangunan bangsa, dengan semakin memantapkan koordinasi dan konsolidasi serta kebersamaan dan kekeluargaan di dalam tubuh organisasi,” ucap Arinal.

 

Wali Kota Metro dr.H.Wahdi,Sp.OG (K),.MH menghadiri acara pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri & Ginekologi Sosial Indonesia (PIT HOGSI) Ke-XV Tahun 2023

 

Dalam mendorong pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Gubernur Arinal telah launching Program Warung Sehat. Program ini merupakan inovasi dalam rangka penurunan angka stunting, pemberian layanan kesehatan dan penyediaan produk kesehatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan obat, vitamin, dan lainnya bagi masyarakat di desa. Program tersebut bekerjasama dengan PT. Kimia Farma Apotek.

Keberhasilan pembangunan dapat dilihat dari derajat kesehatan masyarakat. Dalam hal ini terdapat beberapa indikator untuk menilai derajat kesehatan masyarakat, khususnya indikator kesehatan ibu dan anak, yaitu angka kematian ibu dan anak, usia harapan hidup, jumlah cakupan pelayanan kesehatan dan lain-lain,” sambung Arinal.

Setelah pembukaan kegiatan ini, Wali Kota Metro dr. H. Wahdi,Sp.OG (K), MH ditunjuk menjadi salah satu narasumber. Sebagai narasumber Wahdi menyampaikan hal-hal terkait bagaimana pembangunan SDM yang dilakukan di Kota Metro “Bumi Sai Wawai”, kebijakan yang ada, dan juga strategi-strategi yang sudah dilaksanakan.

Dalam meningkatkan pembangunan SDM berkualitas dan berdaya saing Kota Metro memiliki agenda pembangunan seperti, meningkatkan produktivitas dan daya saing, mengentaskan kemiskinan, memperkuat pelaksanaan perlindungan sosial, meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta, meningkatkan pemerataan layanan pendidikan berkualitas, dan meningkatkan kualitas anak, perempuan, dan pemuda,” jelasnya.

 

Wali Kota Metro dr.H.Wahdi,Sp.OG (K),.MH menjadi Narasumber pada acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri & Ginekologi Sosial Indonesia (PIT HOGSI) Ke-XV Tahun 2023

 

Untuk mendukung hal tersebut diperlukannya kebijakan serta strategi mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang dan menggapai bonus demografi maka diperlukan strategi tepat dalam tahapan siklus kehidupan, memastikan anak tumbuh dengan baik merupakan langkah kunci untuk bisa memiliki potensi lebih besar untuk melanjutkan sekolah kemudian bekerja dan menikah pada usia yang matang.

Mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani, dan sehat secara sosial, Kota metro memiliki 7 Pilar Jama Pai, program unggulan, dan kegiatan unggulan. salah satu pilar dalam program JAMA PAI yang terlaksana ini melalui aplikasi yaitu inovasi upaya penurunan AKI dan AKB yang dilakukan pemerintah Kota Metro dengan mendorong partisipasi para pihak (pasien dan keluarga, kader,TOMA,TOGA, NAKES di faskes primer sd rujukan) untuk berpartisipasi secara aktif melakukan self assessment terhadap kondisi Maternal (pra-Intra dan Post Natal),” lanjut Wahdi.

Pada akhir penyampaian materi Wahdi menyimpulkan bahwa Tata Kelola kolaboratif Model JAMA-PAI dapat dijadikan sebagai kunci keberhasilan Siklus Pembangunan melalui Siklus Kehidupan Manusia, merubah Ekosistem, serta Profesionalisme obginsos dan nakes lainnya dalam Pembangunan Bidang Kesehatan sebagai bagian dari sistem Collaborative Governance.

 

Time7Newss.com (ADV).

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email