Beranda Advetorial Pemkot Metro Terima Studi Banding Kota Sehat Kabupaten Bengkulu Utara

Pemkot Metro Terima Studi Banding Kota Sehat Kabupaten Bengkulu Utara

131
BERBAGI

Foto :  Pemkot Metro terima kunjungan Studi Banding Kota Sehat Kabupaten Bengkulu Utara.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menjadi tempat Studi Banding Kota Sehat dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dari Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu yang disambut di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (18/01/2024).

Wali Kota Metro yang diwakili oleh Asisten I Kota Metro Supriyad,i secara langsung mengucapkan selamat datang di Kota Metro kepada rombongan Tim Studi Banding Kota Sehat dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.

Mudah-mudahan dengan kunjungan ini, dapat menjadi sarana menjalin silaturahmi antara Pemerintah Kota Metro dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, dapat meningkatkan kerjasama dan kolaborasi antar kedua wilayah, menumbuhkan inspirasi, inovasi serta sebagai wujud kesungguhan kita untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

 

Asistem I Setda Pemkot Metro, Supriyadi

 

Supriyadi juga berharap melalui studi banding yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, dapat sama-sama mengambil manfaat yang ada dari kegiatan yang berlangsung di Kota Metro. Sehingga kedepannya kerjasama dan kolaborasi yang telah dilaksanakan dapat terus terpelihara dan terjaga dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra selaku Leading Sector kegiatan ini mengatakan bahwa studi banding yang dilakukan bertujuan untuk, mempelajari praktik terbaik dan mendapatkan inspirasi dalam membangun program kota sehat, dengan melihat capaian-capaian serta keberhasilan yang ada di Kota Metro.

Eko Hendro juga menjelaskan bahwa seluruh peserta studi banding akan melakukan pembelajaran dengan mengunjungi 3 tempat yang ada di Kota Metro.

Nanti akan mengunjungi secara langsung 3 titik lokasi, yaitu Kelompok Arisan Sedot Tinja (ARSETI) yang merupakan hasil dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Metro dengan Tim Penggerak PKK untuk mengajak masyarakat melakukan perubahan perilaku yang berterkaitan dengan sanitasi. Pusat Daur Ulang (PDU) DLH Rejomulyo yang merupakan inisiatif dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro, untuk mengelola sampah secara lebih efektif pada ramah lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Kemudian untuk lokasi yang ketiga, lanjut Eko, rombongan akan mengunjungi Bank Sampah Hadimulyo Timur, yang dibuat untuk menginisiatif masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih baik dengan berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan melalui proses pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah.

Kita sama-sama belajar dalam rangka mengoptimalkan pencapaian Kota sehat, kedepannya harus mendapatkan predikat yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

 

Pusat Daur Ulang (PDU) DLH Rejomulyo yang merupakan inisiatif dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Kabupaten Sehat Bengkulu Utara, Edi Subroto, menuturkan bahwa dirinya beserta rombongan akan mengambil hal-hal positif yang telah didapatkan di Kota Metro dalam penerapan atau sistem yang dilakukan untuk mewujudkan program kota sehat.

Dalam kunjungannya, Ketua Forum Sehat Bengkulu Utara beserta rombongan mengaku sangat tertarik dengan sistem gotong-royong yang dilakukan oleh Kota Metro seperti Program Arisan sedot tinja (Arseti) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Metro dan Tim Penggerak Pemberdayaan untuk mensejahterakan keluarga yang ada di Kota Metro dengan memperdayakan perempuan yang ada dilingkungannya untuk menciptakan hasil karya yang memiliki nilai jual di masyarakat.

Mudah-mudahan kami tim dari Bengkulu Utara bisa meniru program Arseti dari Kota Metro untuk di terapkan di Kabupaten Bengkulu Utara,” ungkapnya.

Apresiasi dari Kabupaten Bengkulu Utara juga ditujukan untuk Pusat Daur Ulang dan Bank Sampah, yang telah melakukan kunjungan dan melihat secara langsung sistem pengelolaan sampah dan hasil-hasil kerajinan yang dibuat dari barang-barang bekas.

 

Time7Newss.com (ADV).

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email