Beranda Advetorial Wali Kota Metro Duduk Bersama Warga TPAS Karangrejo, Enam Kesepakatan Penting Disepakati

Wali Kota Metro Duduk Bersama Warga TPAS Karangrejo, Enam Kesepakatan Penting Disepakati

84
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso bersama warga TPAS Karangrejo.


Time7Newss.com, Kota Metro.
Keluhan yang selama bertahun-tahun dirasakan masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo akhirnya mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kota Metro. Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso memilih duduk bersama warga dalam sebuah dialog terbuka untuk mendengar setiap aspirasi dan mencari solusi bersama di Aula Kelurahan Karangrejo, Rabu (15/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung penuh keterbukaan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami, mulai dari dampak kesehatan, kondisi lingkungan, infrastruktur jalan, hingga harapan agar pembangunan di wilayah Karangrejo mendapat perhatian lebih.

 

Foto : Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso saat berdialog bersama warga TPAS Karangrejo.
Mendengarkan langsung setiap keluhan, Bambang menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut. Ia memastikan seluruh persoalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Metro akan segera ditindaklanjuti, sedangkan hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan segera dikomunikasikan dengan kementerian terkait.
“Saya datang ke sini bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk mencari jalan keluar bersama masyarakat. Apa yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Metro akan kami selesaikan secepatnya. Sementara yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan langsung kami komunikasikan agar masyarakat Karangrejo memperoleh solusi yang nyata,” tegasnya.

 

Foto : Wali Kota Bambang Iman Santoso saat penandatanganan kesepakatan bersama warga TPAS Karangrejo
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar TPAS, Wali Kota menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Metro untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dengan melibatkan dokter spesialis. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi kesehatan warga yang terdampak, sehingga penanganan yang diberikan dapat sesuai dengan hasil pemeriksaan medis.
“Kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama. Saya meminta Dinas Kesehatan menghadirkan dokter spesialis untuk memeriksa langsung kondisi kesehatan warga yang terdampak TPAS. Dari hasil pemeriksaan itu nanti kita bisa mengetahui kondisi sebenarnya dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Pemerintah tidak ingin masyarakat menanggung dampak ini sendirian,” ujar Bambang.

 

Foto : Penandatanganan Enam Kesepakatan bersama Warga TPAS Karangrejo Metro Utara
Tak hanya itu, Bambang turut menanggapi keluhan masyarakat yang merasa usulan pembangunan di Kelurahan Karangrejo selama ini belum menjadi prioritas. Ia meminta warga aktif mengusulkan kebutuhan pembangunan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), seraya memastikan dirinya akan mengawal langsung usulan tersebut.
“Saya ingin pembangunan di Karangrejo benar-benar dirasakan masyarakat. Silakan sampaikan kebutuhan melalui Musrenbang, dan saya akan memastikan usulan yang menjadi prioritas masyarakat mendapat perhatian Pemerintah Kota Metro,” katanya.
Dialog yang berlangsung selama beberapa jam itu akhirnya menghasilkan enam kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan TPAS Karangrejo, yaitu:
1. Perubahan sistem pengelolaan sampah dari open dumping menjadi controlled landfill.
2. ⁠Pembangunan infrastruktur jalan menuju TPAS Karangrejo.
3. ⁠Pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) di Kelurahan Karangrejo.
4. ⁠Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan warga terdampak, termasuk membantu pengaktifan kembali kepesertaan BPJS bagi masyarakat yang membutuhkan.
5. ⁠Khusus warga Kelurahan Karangrejo, pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dibebaskan dari retribusi.
6. ⁠Pemberian kompensasi bagi warga terdampak yang mencakup aspek sosial, kesehatan, dan pendidikan.
Melalui kesepakatan tersebut, Pemerintah Kota Metro berharap persoalan yang selama ini menjadi beban masyarakat di sekitar TPAS Karangrejo dapat diselesaikan secara bertahap. Dialog ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan solusi nyata melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga penanganan dampak TPAS tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan dalam tindakan yang dapat langsung dirasakan oleh warga.
Time7Newss.com (red)