Beranda Kota Metro Pemkot Metro dan Forkopimda Ikuti Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung

Pemkot Metro dan Forkopimda Ikuti Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung

365
BERBAGI

Foto : Wali Kota Metro Wahdi, Wakil Wali Kota Qomaru Zaman bersama Unsur Forkopimda Kota Metro ikuti Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung ke-58 tahun 2022.


Time7Newss.com, Kota Metro.

Wali Kota Metro dr.Wahdi,Sp.OG (K) bersama Wakil Wali Kota Qomaru Zaman beserta jajarannya dan Unsur Forkopimda ikuti Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung ke-58 dilaksanakan secara zoom meeting bertempat di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (17/03/2022)

 

Pada Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung ke-58 tahun 2022 tersebut, Khodaratul Ikhwan dalam laporannya, menyampaikan peringatan hari jadi Lampung bisa jadi spirit untuk menonjolkan kegiatan yang penuh makna dan karya. Sedangkan program-program daerah yang belum tercapai, harus menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dimasa yang akan datang.

 

“Melalui hari jadi ini, marilah kita terus berjuang dan berkarya, mengukir sejarah membangun masyarakat Lampung yang berjaya dan sejahtera, dengan mengandalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan kearifan lokal yang dimiliki. Di sisi lain, Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung ini juga sebagai Kick Off Bangga Buatan Indonesia Lagawi Festival 2022,” kata Khodaratul Ikhwan.

 

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, Wakil Wali Kota Qomaru Zaman, Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution, Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun saat zoom meeting peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung Ke-58

 

Gubenur Provinsi Lampung, Arinal Junaidi, mengatakan dalam melanjutkan kesuksesan kampanye Bangga Buatan Indonesia tahun lalu, pada tahun ini Kemenperin kembali menjadi movement manager Bangga Buatan Indonesia, dengan menggandeng Pemerintah Provinsi Lampung.

 

“Kami mengusung tema Lagawi Fest, dengan tagline Lampung Bangga Wirausaha Industri, Satu Bumi Juta Karya. Tema ini digaungkan untuk menunjukkan semangat IKM Lampung sebagai wirausaha industri yang berdaya saing, dengan segala kreativitas dan keragaman produk lokal yang dihasilkan. Selain itu, tema ini sejalan dengan semangat Presidensi G20 Indonesia, yaitu Recover Together, Recover Stronger,” ujarnya.

 

Lanjutnya, sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, menjadi program kontinyu untuk meningkatkan jumlah unit artisan Indonesia, baik UMKM dan IKM. Program ini dijalankan secara kolaboratif dengan melibatkan kementerian dan lembaga, Pemerintah Daerah, Top brands, Media Massa dan stakeholder lainnya.

 

“Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, ditargetkan dapat mendongkrak jumlah artisan Indonesia dari 11,7 juta menjadi 30 juta UMKM dan IKM pada tahun 2023, serta untuk meningkatkan permintaan terhadap produk ekonomi kreatif buatan artisan Indonesia,” ujarnya.

 

Hingga akhir 2021, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia telah menghasilkan 9,2 juta unit UMKM on boarding atau memiliki akun digital, dan 17,2 juta UMKM berhasil masuk ke dalam ekosistem digital. Gerakan ini menyasar artisan Indonesia, pelaku UMKM atau IKM yang memiliki produk dan jasa dengan nilai tambah dan kualitas tinggi, keunikan, atau spesialisasi yang jarang dimiliki oleh pesaing negara lain.

 

Dikesempatan ini, Direktur Jendereal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita, mengungkapkan konsep Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2022 berbeda dari tahun sebelumnya. Dengan lokus di Provinsi Lampung, Kemenperin akan menjaring IKM Lampung terbaik yang berhak mendapatkan pendampingan wirausaha industri dan beragam reward. Upaya ini selaras dengan program e-Smart IKM sebagai salah satu strategi implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 di sektor IKM.

 

“30 IKM yang terpilih nantinya akan diberikan pendampingan, dan dievaluasi berdasarkan capaian hasil penjualan untuk mendapatkan 5 IKM champion sebagai lesson learned bagi IKM lainnya. Ini bentuk perhatian dan dukungan pemerintah untuk mengangkat IKM-IKM hebat di Lampung,” terang Reni.

 

Selanjutnya, selama tiga bulan berikutnya, 30 IKM tersebut akan mengikuti pendampingan literasi digital, pengembangan bisnis, dan pelatihan pengembangan produk (kemasan, Kekayaan Intelektual, standardisasi, hingga kualitas produk).

Sementara itu, Lima IKM Champions yang berhasil meningkatkan transaksi penjualan dan omsetnya, akan didampingi dalam hal promosi produk, fasilitasi digital marketing, pameran, dan pendampingan teknologi 4.0, serta berkesempatan ikut serta dalam Bangga Buatan Indonesia Award. Adapun program harvesting ini rencananya dilaksanakan pada medio Juni 2022.

Time7Newss.com (Red).