Beranda Advetorial SNV Netherland dan Pemkot Bandar Lampung Apresiasi TP PKK Kota Metro Inovasi...

SNV Netherland dan Pemkot Bandar Lampung Apresiasi TP PKK Kota Metro Inovasi Terobosan Program Arseti

506
BERBAGI

Foto Kegiatan : Horizontal Learning Komunikasi Perubahan Perilaku Menuju Sanitasi Aman Kota Metro dan Kota Bandar Lampung.


Time7newss.com, Kota Metro.

SNV Netherlands Development Organization dan Pemerintah Kota Bandar Lampung Kunjungan ke Kota Metro dalam rangka mencapai layanan sanitasi perkotaan melalui program WASH SDGs dengan menyelenggarakan kegiatan Workshop pembelajaran dan Horizontal di Kota Metro dengan mengangkat tema “Implementasi Komunikasi Perubahan Perilaku Dalam Pembangunan Sanitasi Aman”  berlangsung Pukul 09.00 WIB bertempat di Aula Pemkot Metro, Selasa (15/11/2022).

 

Ribut Maryanto, Perwakilan SNV dalam penyampaiannya mengatakan pihaknya melakukan pendampingan di Kota Metro dan Kota Bandar Lampung dengan Forum Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP).

 

Pendampingan melalui pendekatan-pendekatan komunikasi perubahan perilaku di Kota Metro dan Bandar Lampung masing-masing mempunyai program unggulan dan spesifikasinya. Bersama KPP bisa saling mengisi dari hasil hasil yang sudah ada dan bisa dikembangkan di Kota masing-masing,” ucapnya.

 

Kepala Bappeda Kota Metro Anang Risgiyanto, Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda kota Bandar Lampung Rein Susinda Hesty, Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi, City Koordinator SNV Ribut Maryanto.

 

Masih dikatakan Ribut Maryanto dari pendampingan tersebut terlihat hasil dengan inovasi dari program unggulan masing-masing di Kota Metro dan Kota Bandar Lampung.

 

Kita sangat mengapresiasi karena dari pendampingan tersebut hasilnya sangat luar biasa dengan melahirkan Inovasi-inovasi, untuk tim KPP di Kota Metro mempunyai terobosan melalui TP PKK, Kecamatan dan Kelurahan mempunyai terobosan Arisan Sedot Tinja (Arseti) sedangkan di Kota Bandar Lampung dengan kegiatan kampung hijau (green village),” jelas Ribut Maryanto selaku City Koordinator SNV Kota Metro dan Kota Bandar Lampung.

 

Diungkapkan Ribut Maryanto, Inovasi dan terobosan yang ada di dua kota tersebut dikolaborasikan untuk djadikan pioner-pioner di masing-masing kota.

 

Terobosan dan inovasi terbaik yang dihasilkan dikolaborasikan saling melengkapi seperti program pertanian, air minum, sanitasi dan pengembangan masyarakatnya itu menjadi pioner-pioner dimasing-masing kota. Harapan yang sama dikahirnya yaitu menjaga keberlangsungan tetap berjalan untuk menuju sanitasi aman di 2030,” paparnya.

 

Dijelaskan Ribut Maryanto, SNV sangat mengapresiasi Kota Metro yang mempunyai Pusat Daur Ulang (PDU)

Kita mengapresiasi dan menilai sangat luar biasa kota metro memiliki pusat daur ulang (PDU), dimana komposisi bahan baku untuk pupuk kompos tersebut selain daun-daunan juga dari lumpur tinja. Dalam hal ini SNV untuk menuju sanitasi aman tidak hanya hulunya saja tetapi sampai ke hilirnya. terimakasih atas kerjasama selama 5 tahun yang sudah berjalan dengan hasil yang sudah terlihat, demi kemajuan Kota Metro dan kota Bandar Lampung untuk mencapai SDGs,” jelasnya.

 

Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda Kota Bandar Lampung,Rein Susinda Hesty

 

Sementara itu, Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Dr. Rein Susinda Hesty, M.Si, Bappeda Kota Bandar Lampung.

 

Suatu apresiasi kepada Kota Metro yang berhasil sanitasi aman.banyak hal yang perlu kita pelajari oleh tim Bandar Lampung di Kota Metro,” ucapnya.

 

Selain itu, Rein Susinda juga mengungkapkan kegiatan workshop pembelajaran dan Horizontal, Kota Bandar Lampung akan kunjungi pusat daur ulang (PDU) di Kota Metro.

 

Semoga apa yang kita lihat dan sharing dapat bermanfaat dan mendapatkan ilmu yang akan diterapkan di Kota Bandar Lampung,” jelasnya.

 

Kepala Bappeda Kota Metro Dr. Anang Risgiyanto, SKM.M.Kes

 

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Kota Metro Dr. Anang Risgiyanto,.SKM.,M.Kes, mengucapkan selamat datang dan ucapan terimakasih atas kunjungan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam kegiatan workshop pembelajaran dan Horizontal Learning Komunikasi perubahan perilaku menuju sanitasi aman.

 

Selamat datang di kota Metro, Dimana kota Metro adalah kota kecil dan kontribusi IPM  77,89, untuk umur harapan hidupnya 71,66 tahun. Selain itu menjadi magnet tersendiri kontribusi sektor jasa kesehatan,” kata Anang.

 

Dijelaskan Kepala Bappeda Kota Metro, Empat hal dari hasil yang terlihat mewujudkan sanitasi aman di Kota Metro yaitu Komitmen pimpinan dalam hal ini Wali kota, program sanitasi, pengalokasian anggaran, pengelolaan sumberdaya manusia.

 

Perubahan perilaku terutama sanitasi yang bisa dipahami masyarakat, hidup secara higienis dan sanitase, Metro sudah deklarasikan STBM substansi marwahnya sebagai penjawantahan mewujudkan sanitasi aman,” papar Anang.

 

Lebih lanjut disampaikan Kepala Bappeda Kota Metro, program yang telah berjalan bersama SNV yaitu dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat melalui model layanan sanitasi layak dan tercapainya TPB 2030.

 

Program ini bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan tinja manusia dengan menangani seluruh rantai sanitasi dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat melalui model layanan sanitasi yang layak dan berkelanjutan serta mendorong tercapainya target 6 tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) 2030 di bidang air dan sanitasi,” tutur Anang.

 

Disebutkan Anang, Salah satu kunci percepatan pencapaian target sanitasi aman adalah dengan melakukan komunikasi perubahan perilaku secara intens di tengah masyarakat. Kota Metro telah melalui proses pembuatan strategi komunikasi perubahan perilaku (KPP) dan telah mengimplementasikannya sebagai upaya dalam mencapai sanitasi aman.

 

Kegiatan berfokus pada komunikasi perubahan perilaku dan alternatif pembiayaan sanitasi berdasarkan hal tersebut, diselenggarakan pertukaran pembelajaran diperlukan untuk belajar satu sama lain dan bagaimana meningkatkan implementasinya untuk keberlanjutan di kota masing-masing,” pungkasnya.

 

Kunjungan Pemkot Bandar Lampung ke Pusat Daur Ulang (PDU) di Kota Metro

 

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sharing sesion oleh perwakilan KPP/Bappeda, Dinkes Kota Bandar Lampung, dan Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi dengan pembahasan Implementasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) Sanitasi Aman di Kota Metro (Level Kota). Kemudian kunjungan lapangan ke Kelurahan Rejomulyo dan kunjungan Pusat Daur Ulang Sampah.

 

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kota Metro Anang Risgiyanto, Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda Kota Bandar Lampung Rein Susinda Hesty, Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan Kota Metro, OPD, Camat dan Lurah jajaran Pemkot Bandar Lampung.

 

Time7Newss.com (ADV/Enda).